TEKNIK FOTOGRAFI 2 (DIAFRAGMA, KECEPATAN DAN FILM)

TEKNIK FOTOGRAFI 2 (DIAFRAGMA- KECEPATAN  DAN FILM)

Ole: Teguh Imanto

teguhs blog logo fin

 

Teguh trSebuah karya fotografi dapat disetarakan dengan makna suatu usaha penciptaan sebuah gambar dengan unsur cahaya melalui alat perekam kamera baik yang bersifat mekanis untuk kamera manual ataupun bersifat elektronis untuk kamera digital. Dalam dunia fotografi, sebuah gambar foto yang dihasilkan dari jepretan kamera dapat dikatakan berkualitas, jika cahaya yang masuk dalam lensa kamera guna pembakaran sebuah film yang mencerminkan hasil bidikan obyek tersebut, telah memenuhi ketepatan takaran atau ukuran. Pengertian ini menegaskan, betapa pentingnya pencahayaan dalam dunia fotografi, sehingga perlu adanya pemahaman yang matang mengenai aturan atau tata cara dalam menentukan pencahayaan yang tepat guna menghasilkan sebuah karya fotografi dengan kualitas tinggi. Komponen pencahayan itu sendiri bisa diwakili dengan menggunakan cahaya alam seperti matahari untuk pemoteretan obyek diluar gedung atau outdoor dalam waktu pagi hingga sore hari. Suatu contoh untuk kategori ini adalah foto jurnalistik dari jepretan wartawan yang mevisualisasikan suasana demontrasi di Gedung DPR RI Jakarta. Komponen cahaya alam lainnya seperti cahaya bulan dan api guna pemotretan karakter khusus di malam hari. Contoh dari kategori yang ini adalah suasana bulan purnama di sebuah pantai sedangkan contoh sumber dari cahaya api adalah foto peristiwa kebakaran atau peristiwa gunung meletus. Sedang unsur cahaya buatan adalah cahaya elektrik dari sinar lampu. Contoh Continue reading

Posted in FOTOGRAFI | Tagged , , | 16 Comments

TEKNIK FOTOGRAFI 1 (SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA)

TEKNIK FOTOGRAFI 1 (SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA)

Oleh : Teguh Imanto

teguhs blog logo fin

Teguh trPada era sebelumnya ketika teknologi fotografi masih menggunakan peralatan konvensional atau peralatan kamera teknologi manual, orang tidak berani melakukan pemotretan sembarangan, hal ini disebabkan karena takut apa yang mereka lakukan tidak menghasilkan gambar dengan kualitas baik  alias gambarnya buram kurang cahaya atau kabur . Pada era teknologi ini, diperlukan pemahaman atau penguasaan khusus tentang tata cara mempergunakan kamera fotografi, hanya orang-orang tertentu saja yang mempergunakan kamera fotografi terutama dari kalangan wartawan. Makanya ketika orang membawa kamera kemana-mana, orang akan  menyangkanya dia adalah berprofesi sebagai seorang wartawan, karena senjata dari wartawan adalah kamera sebagai alat pembidik suatu peristiwa yang diburunya hingga pada akhirnya nanti akan disebar luaskan melalui media cetak yaitu Koran dan majalah setelah dilakukan penyuntingan oleh redaksi. Fotografi juga dipergunakan oleh instansi-instansi pemerintahan atau swasta untuk keperluan dokumentasi dari setiap kegiatan yang telah dilakukan. Pelaku-pelakunya yang melakukan pemotretan suatu peristiwa yang sudah terjadwal itu, kebanyakan diperankan oleh para karyawannya sendiri di departemen atau bagian humas. Oleh karena itu setiap instansi entah itu pemerintahan atau swasta termasuk toko-toko studio foto, salah satu karyawannya dipastikan ada yang bertindak sebagai fotografer dengan dilatar belakangi oleh penguasaan menggunakan peralatan kamera fotografi. Kegiatan fotografi juga Continue reading

Posted in FOTOGRAFI | Tagged , , | Leave a comment

KATA MUTIARA 11

” SEKENCANG APAPUN ARUS GLOBALISASI YANG MENERJANG NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA, PANCASILA HARUS TETAP SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA DAN CERMINAN JATIDIRI BANGSA INDONESIA, DALAM BERBANGSA, BERNEGARA DAN BERMASYARAKAT, APAPUN RESIKO DAN TARUHANNYA “

Posted in Uncategorized | Leave a comment

KOMANDO DAERAH MILITER (KODAM) DI INDONESIA

KOMANDO DAERAH MILITER (KODAM) DI INDONESIA

Oleh : Teguh Imanto

teguhs blog logo fin

Komando Daerah Militer atau disingkat dengan Kodam mempunyai pengertian sebagai Komando Utama Pembinaan dan Operasional Kewilayahan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD). Kewilayahan disini merupakan daerah pembinaan dan operasional militer dalam tingkat satu atau dua provinsi bahkan lebih yang menjadi kewilayahannya, penentuan satu dan beberapa provinsi itu tergantung dari situasi dan kondisi dari letak geografisnya serta keberadaan tingkat kerawanan dalam masyarakatnya. Suatu contoh Kodam IV Diponegoro yang berkedudukan di Semarang membawahi dua kewilayahan provinsi yaitu Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewah Yogyakarta, sementara Kodam V Brawijaya yang berkedudukan di Surabaya hanya membawahi satu kewilayahan provinsi yaitu Provinsi Jawa Timur, sedangkan yang membawahi kewilayahan  hingga mencapai enam provinsi adalah Kodam VII Wirabuana yang berkedudukan di Makasar Provinsi Sulawesi Selatan. Penentuhan Kewilayahan tersebut terdiri dari satu atau beberapa provinsi merupakan pertimbangan dan kebijakan serta keputusan dari Kepala Staf Angkatan Darat atau KASAD yang membawahinya. Komando Daerah Militer (Kodam) merupakan kompartemen strategis yang memiliki tugas pokok menyelenggarakan pembinaan dan kesiapan operasional komandonya dalam rangka terciptanya pertahanan dan keamanan dari ancaman dan gangguan sparatis bersenjata atau kelompok bersenjata terorganisir di lingkungan kewilayahannya demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta. Kekuatan Komando Derah Militer (Kodam) terdiri dari beberapa tingkatan Komando diantaranya meliputi  Komando Resort Militer (Korem), Komando Distrik Militer (Kodim), Komando Rayon Militer (Koramil) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa). Selain itu Setiap Kodam didukung dengan satuan-satuan tempur dan bantuan tempur Continue reading

Posted in KEMILITERAN DAN KEPOLISIAN | Tagged , , , | 1 Comment

PASUKAN ANTI TEROR INDONESIA 2 (MILIK TNI)

PASUKAN ANTI TEROR INDONESIA 2 (MILIK TNI)

Oleh : Teguh Imanto

teguhs blog logo fin

Sejak maraknya aksi-aksi terorisme di Indonesia sejak tahun 2000 itu, sebenarnya pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) jauh sebelumnya telah membaca situasi dan kondisinya terhadap segala kemungkinan terhadap masalah gangguan keamanan yang dilakukan oleh kelompok sparatis bersenjata dengan menggunakan senjata api dan bahan peledak, sehingga dapat membahayakan atas keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, untuk itulah pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI)  melalui tiap angkatan membentuk “Pasukan Khusus” yang dilatih untuk menanggulangi masalah keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari pengacau-pengacau keamanan yang berkadar tinggi dengan menggunakan senjata api dan bahan peledak atau bahan kimia termasuk bahan biologi, khususnya kelompok sparatis bersenjata yang tergabung dalam jaringan teroris terorganisir. Pembentukan pasukan ini telah disiapkan dari ketiga angkatan diantaranya TNI Angkatan Darat lewat Detasemen Khusus Satuan 81 Penangulangan Teror atau disingkat dengan Sat-81/Gultor Grup 5 dari Kopasus dan Batalyon Raider terdiri dari 8 Yonif (Batalyon Infanteri) dari beberapa Kodam (Komando Daerah Militer) dan 2 Yonif (Batalyon Infanteri) dari Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). TNI Angkatan Laut telah membentuk Detasemen Jala Mangkara atau disingkat dengan DenJaKa dari Korps Marinir TNI AL, Pasukan ini mempunyai spesialisasi dalam mengantisipasi masalah Teror dalam aspek Kelautan. TNI Angkatan Udara juga tidak ketinggalan membentuk Pasukan Anti Teror Pembajakan pesawat udara atau sabotase bandara penerbangan  bernama Detasemen Bravo 90 atau disingkat dengan Den Brovo-90 Grup dari Paskhas TNI AU. Pasukan Anti Teror yang dimiliki oleh Tentara Nasional Indonesia Lewat ketiga Angkatan itu, pada dasarnya adalah menjaga keamanan wilayah dari segala macam gangguan sekalipun aksi yang dilakukannya itu berkadar tinggi, TNIdengan  segala kemampuan yang dimiliki sanggup melumpuhkannya Continue reading

Posted in KEMILITERAN DAN KEPOLISIAN | 9 Comments

PASUKAN ANTI TEROR INDONESIA 1 (MILIK POLRI)

PASUKAN ANTI TEROR INDONESIA 1 (MILIK POLRI)

Oleh Teguh Imanto

teguhs blog logo fin

Runtuhnya Gedung Worid Trade Center (WTC) di New York, Amerika Serikat pada 11 September 2001 yang lebih dikenal dengan sebutan peristiwa “September Kelabu” itu, telah menggegerkan masyarakat dunia dimana hal ini tak terbayangkan sebelumnya termasuk warga negara dan pemerintah Amerika Serikat itu sendiri. Serangan yang dilakukan secara tiba-tiba terhadap runtuhnya gedung WTC bukan dilakukan oleh sebuah pesawat tempur dari musuh, akan tetapi dilakukan dengan menggunakan pesawat komersial  perusahaan penerbangan sipil milik Amerika Serikat sendiri yang telah dibajak oleh kelompok militan, sehingga keberadaannya tak terdeteksi dengan radar milik Amerika Serikat yang terkenal canggih itu. Tidak tanggung-tanggung dalam aksi tersebut tiga buah pesawat komersial yang telah dibajak itu dua buah dihantamkan ke Gedung World Trade Center hingga hancur lebur dan satunya lagi dihantamkan di gedung Pentagon. Kejadian yang begitu tragis itu telah mengguncangkan tidak saja oleh warga Amerika Serikat itu sendiri, tetapi juga mengejutkan masyarakat dunia. Suatu peristiwa dahsyat yang menelan korban jiwa ribuan orang telah tertimbun dalam reruntuhan gedung tersebut itu, bukanlah suatu kejadian atau peristiwa dalam khayalan film-film yang digambarkan oleh perusahaan Perfilman Amerika Serikat sendiri selama ini, akan tetapi merupakan aksi yang nyata telah dilakukan oleh kelompok teroris yang menyerang Amerika Serikat. Apa yang telah dilakukan oleh para kelompok Continue reading

Posted in KEMILITERAN DAN KEPOLISIAN | 88 Comments

PANCASILA DALAM KRISIS IDEOLOGI BANGSA

PANCASILA DALAM KRISIS IDEOLOGI BANGSA

Oleh : Teguh Imanto

teguhs blog logo fin

Abstraks

Kencangnya hembusan angin globalisasi dengan segala macam dampak yang ditimbulkan telah menerjang bangsa ini dengan intensitas begitu tinggi, sedikit banyak telah mempengaruhi perilaku masyarakat negeri ini ke arah tumbuhnya masyarakat kapitalis. Dampak dari  itu semua menyebabkan melencengnya perilaku dari masyarakat terhadap  ideologi bangsa Pancasila yang seharusnya sebagai pandangan dan pegangan hidup bangsa Indonesia itu. Eksisnya budaya impor yang mengusung beragam faham-faham ideologi dari luar itu, sedikit banyak telah mencuci otak penghuni bangsa ini, hingga membuat lunturnya semangat kebangsaan dan pemahaman ideologi bangsanya sendiri dan tanpa sadar telah merubah pola pikir dan gaya hidup kearah kebarat-baratan yang notabene sebagai bagian dari masyarakat lebih modern. Bangsa ini sebenarnya tidak menutup mata atas datangnya kebudayaan luar hadir  dan tumbuh di tengah-tengah masyarakat, namun dalam implementasinya itu perlu adanya pengkajian secara mendalam tentang baik dan buruknya, hal tersebut bertujuan sebagai filter terhadap budaya yang datang tidak mematikan budaya lokal, hal tersebut dikarenakan penerapan ideologi negara yang membedakannya. Hadirnya “Budaya Populer” yang telah menguasai perilaku insan bangsa ini merupakan jilmaan atas berkuasanya budaya luar mempengaruhi dan menguasai serta mempermainkan jiwa-jiwa republik ini yang tak dibentengi dengan kuatnya penanaman ideologi Pancasila di dalam dirinya, membuat terciptanya perilaku masyarakat yang meleceng dari seharusnya seperti yang telah digariskan oleh ideologi Pancasila. Berbagai macam ketimpangan yang Continue reading

Posted in KARYA ILMIAH | Tagged , , | Leave a comment

KATA MUTIARA 10

” PANCASILA ADALAH IDEOLOGI BANGSA INDONESIA, DIMANA KEBERADAANNYA  SEBAGAI PANDANGAN DAN PEGANGAN HIDUP BAGI SETIAP WARGANYA, OLEH KARENA ITU PERLU PENGAMALAN MELALUI IMPLEMENTASI DALAM SETIAP AKTIFITAS KEHIDUPAN, BUKAN SEKEDAR HAFALAN, SLOGAN BAHKAN HIASAN SEMATA “

Posted in KATA MUTIARA | Leave a comment

"THE RAID" GEBRAKAN FILM INDONESIA KE TINGKAT DUNIA

“THE RAID” GEBRAKAN FILM INDONESIA KE TINGKAT DUNIA

Oleh : Teguh Imanto

teguhs blog logo fin

Pada awalnya sih…, saya malas untuk melihat Film Indonesia yang dewasa ini telah menjamur produksinya dengan menyuguhkan cerita-cerita mistik ditambahi dengan bumbu pemanis pornografi dengan pengumbaran aura yang pada intinya gak ada kaitannya sama cerita dan tema-tema lain tentang kehidupan remaja dimana visualisasi lebih menonjolkan keglamouran hidup ditambah polesan gaya sok kebarat-baratan itu, dalam nikmaynya romantika pergaulan bebas sak enak udele dewe…!, hingga pesan yang disampaikan mengarah pada dukungan tumbuhnya budaya populer semakin jaya di tengah masyarakat tanpa memikirkan lagi dampak yang ditimbulkan dari tayangan tersebut. Dari sinilah kalau kawan mau mengajak nonton film Indonesia, saya malas menanggapinya…, kecuali jika film tersebut bisa menarik kemauan saya untuk melihatnya dikarenakan kualitas pengerjaan yang membedakannya seperti karya dari Riri Reza dengan film “Gie”nya, Slamet Raharjo Jarot dengan film “Masinah”nya dan Dedy Mizwar dengan “Naga Bonar Jadi 2”nya …!. Saya sendiri tidak fanatik dengan genre film tertentu, semua genre bisa saya ikuti asalkan konsep penggarapannya memang benar-benar meyakinkan dan layak untuk ditonton. Maka dari itu ketika diajak menonton film Indonesia saya harus memilih dulu “filmnya siapa dan ceritanya bagaimana…?”, selama film itu berbau setan gondul, dedemit, kuntil anak, jerangkong dan sebangsanya… gak bakalan saya mau menontonnya, walaupun sekalian dibayarin oleh orang lain yang mengajaknya sekalipun…!.

Begitu Film “THE RAID” diluncurkan dipasaran, pada awalnya saya gak percaya…!, tentang kedahsyatan film ini, dimana keberadaanya begitu banyak dibicarakan oleh orang-orang yang telah melihatnya. Termasuk saya yang termakan oleh omongan dari kawan-kawan bahwa film yang bergenre action ini, memang layak untuk ditonton…, kalau gak nonton film yang satu ini, pasti merugi… dan jangan lagi Continue reading

Posted in FILM | Tagged , , | 5 Comments

TEKNIK PENYUSUNAN "CREATIVE BUSINESS PROPOSAL"

TEKNIK PENYUSUNAN “CREATIVE BUSINESS PROPOSAL”

Suatu Paduan Mengikuti Kompetisi “Creative Business Idea”

Oleh : Teguh Imanto

teguhs blog logo fin

Setiap tahun banyak sekali kompetisi-kompetisi menyangkut perihal peluang bisnis di Indonesia, baik yang diadakan oleh lembaga institusi pemerintah atau lembaga sosial masyarakat ataupun lembaga dari sebuah perusahaan produk. Tentunya dalam ajang kompetisi tersebut  apapun namanya haruslah menawarkan suatu peluang bisnis yang kreatif dengan mengandalkan keorisinalan ide yang akan dikompetisikan. Keorisinalan disini mengacu pada ide yang belum pernah muncul disuatu pasaran atau bisa juga dari yang sudah ada dan dikemas ulang hingga menghasilkan ide baru dengan menonjolkan format pengemasannya yang belum pernah ada.  Sesuatu ide yang terlahir belum pernah dipublikasikan atau diimplementasikan di tengah masyarakat akan berpeluang untuk menduduki tingkat nominasi presentasi proposal kedepan. Karena itulah setiap peserta kompetisi harusmemutar pikirannya dengan segala upaya untuk menghasilkan sesuatu yang baru hingga nantinya bisa diimplementasikan kebenarannya dalam realitas kehidupan. Seiring dengan perkembangan teknologi yang berkembang di masyarakat, kehadiran teknologi ini sangat membantu dalam terciptanya suatu usaha bisnis alternatif dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi tersebut ke dalam perencanaan terciptanya industri kecil, menengah maupun besar, dan hal ini secara tidak langsung turut  merangsang bangkitnya pemetaan Indutri Nasional Indonesia ke depan.   Banyak lahan-lahan bidang garapan dalam membuat Continue reading

Posted in HUMANIORA | Tagged | 1 Comment