TEKNIK FOTOGRAFI 7 (FOTOGRAFI DESAIN)

TEKNIK FOTOGRAFI 7 (FOTOGRAFI DESAIN)

Oleh : Teguh Imanto

teguhs blog logo fin

Teguh trBeragam karya-karya fotografi yang beredar di tengah masyarakat dengan berbagai macam teknik dalam proses pembuatannya mulai dari karya paling sederhana visualisasinya disebabkan kerealistisan obyek bidikan hingga karya yang mengundang imajinasi tinggi dari sang kreatornya itu, menyebabkan orang lain dibuat geleng-geleng kepala, entah apa yang ada didalam benak kepalanya itu, apakah dia paham dari karya tersebut ataukah bingung seribu kali disebabkan hebat dan canggihnya penguasaan teknik dalam proses pembautan karya tersebut. Pada suatu saat kita sedang berjalan-jalan di sebuah Mall Mbah Suryo Dipowinangun dan tanpa sengaja mata kita melihat deretan foto-foto menarik terpampang di sebuah stand display dalam Pameran Fotografi yang berada di lantai dasar Mall tersebut. Berbagai macam karya fotografi dengan keragaman visualisasi obyek disertai kecanggihan teknik eksekusinya mengantar kita ke dunia lain, ketika mata kita memandang sebuah karya mevisualisasikan sebuah kamera beserta peralatannya serta ekspresi manusia dengan disertai barisan copy writing yang menciptakan headline sebagai daya tarik terhadap karya tersebut. Dalam pameran itu, kita juga menyaksikan sebuah poster yang dipajang paling depan sebelum kita masuk dalam ruang pameran tersebut dengan tulisan Fotografi To All. Sebelum kita masuk ke dalam ruang pameran itu, tepat di depan pintu masuk  kita disambut oleh penerima tamu untuk mengisi buku tamu dan pada saat itulah salah satu petugas memberikan sebuah catalog berisikan riwayat para peserta pameran. Apa yang telah diuraikan di atas telah menggambarakan pada kita, bahwa bidang fotografi memiliki ruang lingkup begitu luasnya aktifitas yang melibatkan peran dari sebuah alat perekam peristiwa yang bernama kamera itu, mulaia dari tempat atau wadah pengekspresian individu bagi kreatornya, untuk kepentingan pemberitaan hingga untuk kepentingan usaha atau bisnis mupun tujuan sosial lainnya.

Pada bagian terakhir uraian diatas, dan ketika kita menerima sebuah Katalog Pameran tersebut yang diberikan oleh seorang penerima tamu dalam pameran tersebut, secara tidak sadar kita telah menerima bagian dari sebuah karya Fotografi Desain. Berbicara masalah Fotografi Desain tidaklah sama dengan masalah Fotografi seni di mana konsep penciptaan tidak dibatasi dengan aturan yang begitu mengikat, Imajinasi tinggi dalam mengkreasikan sebuah obyek menjadi kunci utama dalam penciptaan. Dalam Fotografi Desain konsep penciptaan diikat dengan aturan pengkomunikasian misi secara khusus kepada orang lain atau pemirsa melalui visualisasi dari produk yang dibawanya hingga nantinya dapat mempengaruhi orang untuk mengambil suatu keputusan atau tindakan. Misi disini dapat diinterpretasikan sebagai tujuan komersil suatu perusahaan atau tujuan sosial suatu instansi tertentu. Sementara produk disetarakan suatu hasil proses industri dari sebuah perusahaan dengan bentuk outputnya bisa berupa barang ataupun jasa. Substansi dari misi perusahaan dapat ditekankan pada proses mempengaruhi massa untuk mau menggunakan produknya lewat program pemasaran perusahaan di setiap kegiatan promosi yang dilakukan. Jadi bentuk nyata dari pengaplikasian Fotografi Desain adalah sebagai sarana pendukung untuk promosi suatu perusahaan yang diaplikasikan lewat berbagai bentuk media pendukung promosi seperti leaflet, poster, benner, spanduk, catalog serta bentuk lainnya.

Dalam proses pengerjaannya itu memanipulasi sebuah realitas kehidupan juga dibenarkan asalkan sesuai dengan misi yang dibawahnya. Kehadiran kamera-kamera digital dengankecanggihannya serta diimbangi dengan program pengolahannya seperti program komputer grafis yang berbasis pada vektor maupun pixel seperti program Adobe Photoshop telah mengantarkan para fotografer dan sekaligus sebagai desainer itu, untuk mengeksplorasi dunia imajinasinya lewat manipulasi rangkaian foto-foto hingga menjadi suatu karya desain yang dapat mengundang orang menjadi tergoda atas isi yang ada didalam penglihatannya hingga pada akhirnya memutuskan suatu tindakan nyata. Untuk memahami ruang lingkup dari Fotografi Desain berikut ini akan di ulas beberapa hal yang terkait dengan topik permasalahan di atas.

 

A. Pengertiannya

Fotografi Desain adalah sebuah karya foto yang mevisualisasikan obyek yang membawa nisi khusus dari produks suatu perusahaan atu instansi dengan tujuan untuk mempengaruhi terhadap khalayak atau pemirsa untuk mau mengikuti apa yang di dalam karya tersebut. Kandungan misi itu berisikan pesan-pesan khusus terkait dengan pemasaran produk perusahaan melalui suatu program promosi dalam bentuk kegiatan yang bertemakan tertentu atau dapat juga bisa dikatakan penyelenggaraan suatu event. Pada kategori seperti ini peran fotografi adalah sebagai pendukung sarana promosi yaitu menyampaikan pesan melalui periklanan dalam bentuk material promosi yang bentuknya beraneka ragam. Pada kategori lain Fotografi Desain juga bisa berdiri sendiri dari keterikatan sebagai bahan pembuat material promosi, misalnya pada fotografi model dimana keberadaannya bisa berdiri sendiri sebagai karya fotografi model yang bisa secara khusus dipamerkan dalam suatu ruang pamer disebuah galeri, dan juga bisa sebagai suatu produk perusahaan misalnya pada perusahaan penerbitan semacam majalah, disini keberadaannya berfungsi sebagai isi atau kontennya. Demikian juga dengan fotografi produk, perlakuannya bisa sebagai pengisi konten dari sebuah perusahaan penerbitan seperti layaknya fotografi model. Dalam proses pengkreasiannya biasanya disertai dengan unsur copy writing sebagai unsur penjelas dari misi yang dibawanya.

 

B. Fungsinya

Berdasarkan fungsinya Fotografi Desain dapat diklasifikasikan sebagai sebuah karya foto yang mengkomunikasikan misi khusus berupa pesan-pesan dari menyangkut tentang produk perusahaan melalui periklanan hingga dapat mempengaruhi khalayak atau massa untuk mau mengikuti apa yang ada di dalam pesan periklanan tersebut. Fotografi Desain tidak sama dengan Fotografi Seni yang lebih bebas menyampaikan ide atau pikiran sesuai dengan kemauan isi hati dari sang kreatornya, akan tetapi diikat dengan misi khusus untuk menyampaikan pesan-pesan dari suatu produk perusahaan lewat periklanan. Dalam fotografi model atau fotografi produk yang menjadi bagian dari Fotografi Desain juga dituntut untuk menyampaikan pesan khusus dari sebuah perusahaan yang mengikatnya. Suatu contoh misalnya pemotretan model yang mempromosikan produk fashion dari brand tertentu termasuk foto dari produk yang akan dipasarkan di masyarakat lewat materi konten dalam sebuah majalah atau tabloid.

 

C. Proses Penciptaannya

Dalam proses penciptaannya itu, Fotografi Desain diperkenankan memanipulasi obyek dengan menggunakan keragaman penguasaan teknik dalam meramu berbagai macam komponen di dalamnya, bahkan pemanipulasian keadaan hingga keluar dari logika kenyataanpun dipersilakan asalakan sesuai dengan konsep misi pesan yang dibawanya, hingga menghasilkan sebuah karya yang mampu mengsugesti para khalayak atau massa percaya pada pesan tersebut dan mau mengikuti apa yang anjurkan dalam pesan tersebut. Pengeksekusian sebuah pemotretan bisa dilakukan di tempat luar studio atau outdoor, dan juga bisa dilakukan di dalam ruang studio, kesemuanya itu tergantung dari konsep penciptaan yang telah dirancang sebelumnya. Hadirnya teknologi canggih hasil dari pergolakan pemikiran manusia lewat produksi kamera berteknologi digital dan program pengolahan image Adobe Photoshop telah mengantarkan proses eksplorasi imajinasi para kreator ke puncak ide tergila dari mereka. Kenyataan ini membukti bahwa teknologi terkini telah mampu memanipulasi suatu hasil realitas menjadi suatu yang luar biasa dengan kualitas karya yang menyerupai bentuk aslinya hingga hasil karya tersebut mampu mempengaruhi jalan pemikiran massa.

 

D. Kamera yang Digunakan

Kamera yang digunakan dalam melakukan pemotretan lebih mudah menggunakan kamera berteknologi digital, hal ini dimaksudkan untuk memeprmudah dalam proses pengeditan dan pencetakannya. Format kamera yang digunakan tentu lebih mudah menggunakan berformat kecil atau disebut juga dengan kamera 135 mm dan dikenal dengan istilah kamera Single Lens Relex, yang disingkat menjadi Kamera Digital SLR. Dikarenakan dalam proses pengerjaannya atau dalam implementasi dilapangan menggunakan pencetakan ukuran yang sangat besar berdasarkan kepentingannya itu, maka frame dari hasil foto haruslah beresolusi besar. Untuk memenuhi kebutuhan ini, maka kamera selain berformat Digital SLR, juga mempunyai resolusi minimal 16 Mega Pixel. Selain kententuan di atas, kualitasnya tidak bisa dijamin secara maksimal, apalagi menggunakan kamera model poket dengan resolusi di bawah 7 Mega Pixel hasilnya hanya sebatas untuk kepentingan pribadi alias dokumentasi sendiri.

 

E. Jenis Fotografi Desain

Kalau ditinjau dari fungsinya Fotografi Desain  mempunyai tujuan yang sama yaitu sama-sama penyampaikan pesan khusus tentang produk perusahaan kepada khalayak atau massa melalui program periklanan. Dilihat dari bentuk penyajiannya Fotografi Desaian dapat diklasifikasikan dalam empat jenis diantaranya fotografi model, fotografi produk, fotografi materi produk dan fotografi periklanan. Untuk mengetahui penjelasan dari masing-masing jenis tersebu berikut ini adalah penjelasannya.

 

1. Fotografi Model

Fotografi Model adalah sebuah karya fotografi yang mevisualisasikan berbagai macam gaya fashion dari seorang model. Nilai kekuatan pada fotografi model tergantung dari penampilan serta ekspresi dalam bergaya di depan kamera. Dalam proses pembuatannya bisa dilakukan di dalam studio foto atau di ruangan tertentu yang dianggap memenuhi kriteria artistik dari seorang fotografernya. Selain di dalam ruangan, fotografi model juga bisa dilakukan di tempat terbuka atau outdoor dimana tempat tersebut dianggap menarik untuk dilakukan tempat pemotretan, di persawahan, hutan atau rumah jaman belanda atau tempat-tempat bersejarah, itu semua tergantung dari kemauan dan keputusan fotografernya. Fotografi kategori jenis ini sering dipakai sebagai bahan isi atau konten dari majalah-majalah yang berkaitan dengan life style atau majalah yang berkaitan dengan pola gya hidup. Selain berguna sebagai isi dari majalah, fotografi ini juga bisa berdiri sendiri dalam pameran khusus yang diadakan di gedung galeri dengan tema model. Banyak karya fotografi pada kategori ini yang ada di tengah masyarakat baik melalui pameran-pameran foto di berbgai tempat maupun di majalah-majalah khusus serta di dalam situs internet. Contoh fotografi pada jenis ini dapat dilihat seperti berikut ini.

 

Fotografi Model 1

 

 

Fotografi Model 2

 

 

Fotografi Model 3

 

 

Fotografi Model 4

 

 

Fotografi Model 5

 

 

Fotografi Model 6

 

 

Fotografi Model 7

 

 

Fotografi Model 8

 

 

Fotografi Model 9

 

 

Fotografi Model 10

* Fotografi Model bagian dari Fotografi Desain merupakan sebuah karya fotografi yang mevisualisasikan penggayaan dari berbagai macam karakter ekspresi dari modelnya untuk tujuan sebagai karya yang bisa berdiri sendiri atau bagian dari isi atau konten sebuah Majalah. Dalam implementasinya pemotretan dari karya ini, bisa dilakukan di dalam studio atau ruangan tertentu dan juga bisa dilakukan di alam luas atau outdoor*

 

2. Fotografi Arsitektur

Fotografi Arsitektur adalah sebuah karya fotografi yang mevisualisasikan keberadaan sebuah bangunan yang mempunyai nilai estetika tinggi. Bangunan disini bisa mewakili sebuah gedung, jembatan layang, jembatan penyebrangan ataupun monumen yang mempunyai nilai konstruksi menarik. Nilai kekuatan pada Fotografi Arsitektur tergantung dari bentuk fisik dari sebuah gedung yang dipotret serta sudut pandang yang digunakan atau lebih dikenal dengan nama angle. Karena yang menjadi obyek utama adalah bangunan, maka bangunan tersebut harus mempunyai keistimewaan bentuk fisiknya atau katakanlah tidak menyerupai banguan pada umumnya, sehingga hasil fotonya nanti bisa menarik perhatian orang yang melihatnya. Dalam proses pembuatannya itu, pemotretan bisa dilakukan di luar untuk menampilkan bentuk sisi luar dari sebuah bangunan atau bisa juga melakukan pemotretan di dalamnya untuk menampilkan sisi interiornya jika bentuka bangunan itu berupa gedung. Selain bentuk fisiknya, kekuatan pengambilan gambar dari berbagai macam angle tidak kalah pentingnya untuk dipertimbangkan, karena hal ini sangat menentukan keberhasilan dalam menciptakan karya jenis ini sehingga masyarakat yang melihatnya bisa tertegun dibuatnya. Banyak karya fotografi pada kategori ini yang ada di tengah masyarakat baik melalui pameran-pameran foto di berbgai tempat maupun di majalah-majalah khusus serta di dalam situs internet. Contoh fotografi pada jenis ini dapat dilihat seperti berikut ini.

 

Fotografi Arsitektur 1

 

 

Fotografi Arsitektur 2

 

 

Fotografi Arsitektur 3

 

 

Fotografi Arsitektur 4

 

 

Fotografi Arsitektur 5

 

 

Fotografi Arsitektur 6

 

 

Fotografi Arsitektur 7

 

 

Fotografi Arsitektur 8

 

 

Fotografi Arsitektur 9

 

 

Fotografi Arsitektur 10

* Fotografi Arsitektur bagian dari Fotografi Desain merupakan sebuah karya fotografi yang mevisualisasikan keberadaan sebuah bangunan yang mempunyai nilai estetika tinggi. Kekuatan dari fotografi kategori aresitektur tergantung dari bentuk fisik dari bangunan tersebut dengan didukung pengambilan gambar dari berbagai macam angle hingga dapat menarik perhatian masyarakat yang melihatnya*

 

3. Fotografi Produk

Fotografi Produk adalah sebuah karya fotografi yang mevisualisasikan berbagai macam gaya mengkomposisikan suatu produk perusahaan hingga menimbulkan pencitraan secara khusus berdasarkan misi yang di bawahnya. Nilai kekuatan pada fotografi produk tergantung dari cara mengkomposisikan berbagai macam komponen yang ada. Dalam proses pembuatannya umumnya dilakukan di dalam studio foto atau di ruangan tertentu yang dianggap memenuhi kriteria artistik dari seorang fotografernya, meskipun demikian tidak menutup kemungkinan mengambil latar belakang di luar ruangan atau di outdoor missal pemotretan yang dilakukan di sekitar air tejun, dikenakan konsep kreatifitasnya menuntut dengan karakter air tang deras. Fotografi kategori jenis ini sering dipakai sebagai isi atau konten dari majalah-majalah yang berkaitan dengan life style atau majalah yang berkaitan dengan pola gaya hidup. Selain itu juga bisa sebagai komponen dari pembuatan sarana iklan setelah dilakukan pengeditan dengan mencantumkan atau menyertakan model yang terkait  di dalamnya. Selain berguna sebagai isi dari majalah, fotografi ini juga bisa berdiri sendiri misalnya dalam pameran khusus yang diadakan di gedung galeri dengan tema tertentu. Banyak karya fotografi pada kategori ini yang ada di tengah masyarakat baik melalui pameran-pameran foto di berbgai tempat maupun di majalah-majalah khusus serta di dalam situs internet. Contoh fotografi pada jenis ini dapat dilihat seperti berikut ini.

 

Fotografi Produk

 

 

Fotografi Produk 1

 

 

Fotografi Produk 2

 

 

Fotografi Produk 4

 

 

Fotografi Produk 5

 

 

Fotografi Produk 6

 

 

Fotografi Produk 7

 

 

Fotografi Produk 9

 

 

Fotografi Produk 10

 

 

Fotografi Produk 11

* Fotografi Produk bagian dari Fotografi Desain merupakan sebuah karya fotografi yang mevisualisasikan penggayaan dari komponen-komponen yang ada hingga terlihat menarik  untuk tujuan sebagai karya yang bisa berdiri sendiri atau bagian dari isi dan konten sebuah Majalah. Dalam implementasinya pemotretan dari karya ini, bisa dilakukan di dalam studio atau ruangan tertentu dan juga bisa dilakukan di alam luas atau outdoor*

 

4. Fotografi Materi Produk 

Fotografi Materi Produk adalah sebuah karya fotografi yang mevisualisasikan berbagai macam obyek baik dari model yang menuntut penggayaan secara khusus maupun berupa produk-prouduk perusahaan atau benda-benda lain yang dianggap punya nilai artistik. Nilai kekuatan pada fotografi materi produk tergantung dari kebutuhan yang diperlukan, misalnya jika menggunakan model, maka kekuatan tergantung dari penampilan model itu sendiri termasuk dalam penggayaannya. Jika berkaitan dengan produk perusahaan ditentukan pada cara pengkomposisian obyek-obyek terkait hingga menimbulkan suatu kesatuan. Pada kategori ini pemotretan benda-benda khusus sebagai pendukung dalam perencanaan desaiannya nanti juga berorientasi pada teknik yang dipakai dalam pemotretan produk. Fotografi jenis ini sebenarnya hanyalah sebagai materi foto yang akan diperlukan dalam pengeditan secara khusus pada fotografi periklanan sebagai sarana promosi perusahaan. Selain itu juga sebagai dokumentasi perusahaan sewaktu-waktu menggunakannya lagi di kemudian hari, sehingga tidak memerlukan pemotretan lagi. Untuk mempermudah dalam pengeditannya nanti, maka pemotretannya kebanyakan di dalam studio foto. Dalam melakukan pemotretan tersebut, latar belakang obyek biasanya menggunakan warna putih, hal tersebut dimaksudkan untuk mempermudah dalam mengeditan di program pengolahan image dengan menggunakan program photoshop, khususnya masalah menyeleksian obyek yang akan diedit. Selain menggunakan background warna putih, juga terkang memerlukan warna hijau dan warna biru, hal ini dilakukan untuk mempermudah cara pengditan foto yang mempergunakan sistem digital melalu program pengolahan image Adobe Photoshop lewat teknik blue screen dan green screen.  Berikut ini adalah Contoh fotografi materi produk dapat dilihat seperti berikut ini.

 

Foto Materi Produk 1

 

 

Foto Materi Produk 2

 

 

Foto Materi Produk 3

 

 

Foto Materi Produk 4

 

 

Foto Materi Produk 5

 

 

Foto Materi Produk 6

 

 

Foto Materi Produk 7

 

 

Foto Materi Produk 8

 

 

Foto Materi Produk 9

 

 

Foto Materi Produk 10

* Fotografi Materi Produk bagian dari Fotografi Desain merupakan sebuah karya fotografi yang mevisualisasikan penggayaan dari berbagai macam karakter ekspresi dari modelnya atau komposisi barang tertentu guna pengeditan selanjutnya. Fotografi jenis ini adalah untuk bahan pengeditan dari materi periklanan diantaranya sebagai bahan pembuatan karya desaian grafis. Dalam implementasinya pemotretan dari karya ini,  dilakukan di dalam studio dengan latar belakang berwarna putih, hijau dan biru dengan harapan supaya mempermudah dalam pengeditannya nanti *

 

5. Fotografi Periklanan

Fotografi Periklanan adalah sebuah karya fotografi yang mevisualisasikan misi tertentu dari sebuah perusahaan atau instansi melalui pesan yang dikomunikasikan dengan berbagai macam penggayaan dari komponennya disertai dengan bantuan copy writing sebagai penegas pesan yang ingin disampaikan. Bentuk atau format dari fotografi pada kategori ini, bukan berbentuk ukuran pencetakan foto pada umumnya, melainkan sudah diformat menjadi sebuah karya desain grafis yang jenisnya bermacam-macam. Nilai kekuatan pada fotografi tergantung dari cara mengkomposisikan berbagai macam komponen yang ada sesuai dengan konsep kreatif mewakili pesan tersebut, lewat unsur gambar yang disebut dengan art directing dan unsur kata yang disebut copy writing. Dalam proses pembuatannya secara umum dilakukan dengan mengandalkan teknologi komputer grafis lewat program pengolahan pixel antara lain Adobe Photoshop dan program berbasis vektor yaitu program Adobe Illustrator. Semua foto yang mewakili pesan dieksekusi secara terpisah baik yang dilakukan di dalam studio atau di luar studio dan disini hasilnya diklasifikasikan sebagai foto materi (Coba lihat kategori Fotografi Materi Produk). Foto materi yang sudah ada tersebut kemudian dilakukan pengeditanya dengan menggunakan program komputer grafis berdasarkan format desain yang direncanakan. Hasil dari pengeditan ini dapat diklasifikasikan sebagai karya desain grafis. Fotografi kategori jenis ini sering dipakai sebagai sarana material promosi guna mendukung promosi dari produk perusahaan diantaranya berbentuk Billboard yang dipasang dipinggir jalan, Poster yang ditempel di berbagai dinding tempat-tempat strategis, leaflet yang di bagi-bagikan kepada pengunjung serta bentuk lainnya. Banyak  karya fotografi pada kategori ini yang ada di tengah masyarakat baik melalui pameran-pameran di berbgai tempat maupun iklan di majalah-majalah. Berikut ini adalah contohnya

 

Fotografi Periklanan 1

 

 

Fotografi Periklanan 2

 

 

Fotografi Periklanan 3

 

 

Fotografi Periklanan 4

 

 

Fotografi Periklanan 7

 

 

Fotografi Periklanan 5

 

 

Fotografi Periklanan 6

 

 

Fotografi Periklanan 8

 

 

Fotografi Periklanan 9

 

 

Fotografi Periklanan 10

* Fotografi Periklanan bagian dari Fotografi Desain merupakan sebuah karya fotografi yang mevisualisasikan misi khusus lewat pesan yang dikemas dalam suatu kreatifitas penggayaan model serta komponen lainnya hingga dapat mempengaruhi massa atau konsumen. Hasil akhir dirubah dalam bentuk desain grafis yang berfungsi sebagai sarana promosi sebuah produk perusahaan. Pengeksekusiannya  menggunakan program komputer grafis dengan memanfaatkan foto-foto yang sudah tersedia, kemudian dilakukan pengeditan berdasarkan konsep cerita yang mewakili pesan tersebut*

 

* TINGGALKAN KOMENTAR ANDA…

Silakan utarakan opini Anda terhadap tulisan ini, guna melatih dan merangsang pemikiran hingga melahirkan suatu pendapat. Komentar yang akan disampaikan hendaknya berkaitan dengan topik permasalahan yang diulas… dan terima kasih sebelumnya… atas kunjungan Anda di Blog ini serta menggoreskan opini lewat komentar…

 

Daftar Pustaka :

* Beberapa foto diunduh dari situs-situs terkait sesuai topik permasalahan semata-mata untuk “Kepentingan Misi Sosial” dalam bentuk pembelajaran maya berbagi pengetahuan pada sesama, Bukan untuk  “Kepentingan Bisnis” *

Davis, Harold. 2011. Creative Lanscapes : Digital photography Tips & Techniques. Indianapolis, Indiana : Willy Publishing. Inc.

Story, Derrick. 2004. Digital Photography Hacks. Gravenstein Highway North. Sebastopol CA : O’ Reilly Media. Inc.

Sugiarto, Atok. 2006. Indah Itu Mudah, Buku Paduan Fotografi. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Sugiarto, Atok. 2006. Cuma Buat yang Ingin Jago Foto. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Hadiiswa. 2008. Fotografi Digital: Membuat Foto Indah dengan Kamera Saku. Jakarta : Mediakita.

Alwi, Audy Mirza. 2004. Fotografi Jurnalistik : Metode Memotret dan Mengirim Foto ke Media Massa. Jakarta : Bumi Askara.

Giwanda, Griand. 2001. Paduan Praktis Belajar Fotografi. Jakarta : Puspa Swara.

Giwanda, Griand. 2002. Paduan Praktis teknik Studio Foto. Jakarta : Puspa Swara.

Mulyanta, Edi. S. 2007. Teknik Modern Fotografi Digital. Yogyakarta : Penerbit Andi.

Ardiansyah, Yulian. 2005. Tip & Trik Fotografi Teori dan Aplikasi Belajar Fotografi. Jakarta : PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Feininger, Andreas, Edit : RM. Soelarko. 1999. The Complete Photographer. Segi Teknik Fotografi. Semarang : Dahara Prize.

ARPS, Ray Hayward, Edit : RM. Soelarko. 2002. The Craft of Photography. Semarang : Dahara Prize.

Beberapa situs terkait dengan topik permasalahan dan diinterpretasikan ulang tetapi tidak mengurangi substansi di dalamnya.

Posted in FOTOGRAFI | Tagged , , , | Leave a comment

Leave a Reply