TEKNIK PENYUSUNAN "CREATIVE BUSINESS PROPOSAL"

TEKNIK PENYUSUNAN “CREATIVE BUSINESS PROPOSAL”

Suatu Paduan Mengikuti Kompetisi “Creative Business Idea”

Oleh : Teguh Imanto

teguhs blog logo fin

Setiap tahun banyak sekali kompetisi-kompetisi menyangkut perihal peluang bisnis di Indonesia, baik yang diadakan oleh lembaga institusi pemerintah atau lembaga sosial masyarakat ataupun lembaga dari sebuah perusahaan produk. Tentunya dalam ajang kompetisi tersebut  apapun namanya haruslah menawarkan suatu peluang bisnis yang kreatif dengan mengandalkan keorisinalan ide yang akan dikompetisikan. Keorisinalan disini mengacu pada ide yang belum pernah muncul disuatu pasaran atau bisa juga dari yang sudah ada dan dikemas ulang hingga menghasilkan ide baru dengan menonjolkan format pengemasannya yang belum pernah ada.  Sesuatu ide yang terlahir belum pernah dipublikasikan atau diimplementasikan di tengah masyarakat akan berpeluang untuk menduduki tingkat nominasi presentasi proposal kedepan. Karena itulah setiap peserta kompetisi harusmemutar pikirannya dengan segala upaya untuk menghasilkan sesuatu yang baru hingga nantinya bisa diimplementasikan kebenarannya dalam realitas kehidupan. Seiring dengan perkembangan teknologi yang berkembang di masyarakat, kehadiran teknologi ini sangat membantu dalam terciptanya suatu usaha bisnis alternatif dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi tersebut ke dalam perencanaan terciptanya industri kecil, menengah maupun besar, dan hal ini secara tidak langsung turut  merangsang bangkitnya pemetaan Indutri Nasional Indonesia ke depan.   Banyak lahan-lahan bidang garapan dalam membuat suatu proyek baru dalam menciptakan altenatif berbisnis yang belum pernah dihadirkan di lingkungan masyarakat, untuk dijadikan bahan kajian, dimana hasil olahannya itu akan dipertandingkan di dalam sebuah kompetisi tersebut. Dari lahirnya ide yang belum pernah kesentuh itulah nantinya akan berpeluang dalam menduduki peringkat tertinggi nominasi di sebuah ajang kompetisi, apapun namanya dan siapapun penyelenggaranya. Jadi kunci utama dalam hal ini adalah bagaimana kita dapat menciptakan sebuah ide tersebut seorisinal mungkin hingga nantinya ide itu bisa memenuhi standard kualifikasi dalam penjurian kompetisi.

Selain dari Ide sebagai komponen utama dalam  suatu kompetisi,  komponen penyusunan proposal juga tak kalah pentingnya untuk diperhatikan, karena keberadaan proposal ini merupakan menjelasan secara lengkap dan detail tentang ide yang dicetuskan itu. Proposal merupakan wujud nyata dari hadirnya sebuah ide, yang akan menjelaskan secara lengkap dari berbagai macam sudut pandang tentang ide yang akan direalisasikan. Keberadaan proposal sangat penting dalam bentuk kegiatan apapun yang akan diselenggarakan, sehingga pihak-pihak yang diminta untuk bekerjasama dalam suatu kegiatan tersebut, tentu tak akan lupa menanyakan proposal kegiatannya mana…?. Dalam penyusunannya itu, tidak jarang para peserta mengalami kesulitan dalam menyusun proposal yang komprehensif,  sehingga Ide yang dicetuskan itu tidak terjabarkan secara jelas dan tidak mengeni sasaran yang diharapkan sebagaimana mestinya.  Sebuah proposal adalah suatu konsep yang menyatu dari berbagai macam aspek dan saling terkait satu sama lainnya, oleh karena itu haruslah disusun secara sistematis berdasarkan kriiteria-kriteria tertentu sesuai dengan bidang yang dibahasnya. Berikut ini akan diuraikan bagian-bagian dalam sistematika proposal untuk “ide bisnis alternatif” dan dapat diwujudkan dengan bermacam-macam bidang bisnis yang akan dicetuskan. Secara garis besar isi proposal memuat sebagai berikut :

  1. Business Titles (Judul Bisnis)
  2. Background Ideas (Latar Belakang Ide)
  3. Company Name and Its Existence (Nama Perusahaan dan Keberadaannya)
  4. Purpose (Tujuan)
  5. Vision, Mission and Goals (Visi, Misi dan obyektif)
  6. Market Opportunity (Target Pasar/Peluang Pasar)
  7. Product Offered (Produk yang ditawarkan)
  8. Positioning Market (Posisi Pasar)
  9. Organization and Environment (Organisasi dan Lingkungannya)
  10. Management Team (Manajemen Tim)
  11. Business Growth and Potential Problem (Pertumbuhan Bisnis dan Potensi Masalah )
  12. Business Model (Model Bisnis)
  13. Corporate Strategy (Strategi Perusahaan)

 

Bagian-bagian ini mungkin dalam kriterianya bisa saja berbeda namun, pada intinya atau isi yang dibahas mencerminkan kesamaan. Sistematika yang saya ajukan ini berorientasikan pada sektor industri kreatif dalam bidang Entertainment yaitu bisnis pementasan musik dangdut. Pada bagian-bagian tersebut di atas, saya tidak perlu menjelaskan satu persatu…mungkin terlalu panjang nantinya. Namun dari bagian-bagian proposal tersebut diatas, saya hadirkan uraian secara lengkap dan jelas menurut versi saya berdasarkan kasus dari ide yang saya cetuskan.

Pada proposal ini,  saya ingin memberikan gambaran suatu proposal bisnis tentang Ide “Pementasan Musik Dangdut”, ide ini adalah murni dari “pikiran saya” dan tersusun secara lengkap dan jelas dengan didukung gambar-gambar rancangan sesuai dengan topiknya. Ide bisnis disini mengaitkan beberapa unsur seni menjadi suatu yang padu membentuk sebuah paket hiburan dalam ruang lingkup “Dunia Entertainment” sebagai salah satu bisnis di sektor industri kreatif. Ide yang ada dalam proposal ini, saya mohon jangan  diikut sertakan untuk kompetisi apapun atas nama siapapun”. Contoh proposal yang saya hadirkan disini adalah memberikan gambaran pola pikir yang menyatu berdasarkan topik, dan disini pembaca bisa memahami isi yang terkandung di dalamnya, untuk kemudian dicoba dalam bentuk ide lainnya. Proposal ini hanyalah memberikan data referensi berpikir bagaimana penyusunan proposal bisnis pementasan musik dangdut itu bisa terwujud. Dari contoh proposal ini, mungkin dan saya percaya Anda dapat menciptakan suatu “Ide Lebih Gila” lagi dibandingkan dengan ide saya.

Dalam penjelasan ini saya tidak perlu menjelaskan lagi tentang difinisi atau teori-teori yang terkait dengan Manajemen serta hal-hal lain yang terkait di dalamnya. Anda bisa membacanya sendiri melalui buku-buku terkait.  Saya berharap setelah memahani proposal ini, Anda bisa menciptakan “Ide baru” dengan mengacu sistematika proposal seperti ini atau dalam format lain yang sesuai dengan keinginan anda. Selamat mencoba…

Berikut ini adalah Uraian Proposal selengkapnya :

BUSINESS PLAN “MUSIK DANGDUT”

1. Business Titles (Judul Bisnis)

Judul Bisnis yang akan dijalankan adalah Business “Musik Dangdut”

 

2. Background Ideas (Latar Belakang Ide)

Hiburan musik adalah bagian dari dunia hiburan yang sangat dekat keberadaannya denga kehidupan manusia. Musik sebagai sarana pemberi semangat, penghangat suasana dan pencipta keceraiahan hidup hingga kehidupan terasa lebih dinamis dan lebih hidup. Begitu banyak peran hiburan musik hadir ditengah-tengah kehidupan masyarakat luas, guna menciptakan suasana yang dapat menyenangkan orang lain maupun diri sendiri. Keberadaan musik di tengah kehidupan masyarakat sangat dekat dan sangat disukai oleh beberapa kalangan mulai dari anak-anak, remaja, kalangan eksekutif bahkan orang tuapun tak luput dari keterikatannya dengan musik. Demikian juga jenis-jenis musiknya terdapat beragam aliran atau jenis musik yang telah diciptakan oleh manusia itu sendiri diantaranya musik klasik, rock, metal, pop, jazz, Keroncong, campur sari dan dangdut serta jenis lainnya. Suasana pesta yang diadakan entah dalam rangka ulang tahun seseorang, hajatan pernikahan, ulang tahun komunitas, partai politik, organisasi sosial dan instansi pemerintah akan lebih terasa hidup dengan kehadiran musik baik sekedar bunyinya saja melalui pemutar suara atau dengan pementasan di dalamnya. Bahkan untuk kalangan tertentu musik juga dijadikan sebagai lahan kehidupan, misalnya musikus kondang Iwan Flas, telah memilih jadi pemusik sebagai tempat untuk mencari sumber kehidupannya. Demikian juga dengan penyelenggaraan semacam festival musik rock yang melibatkan dari berbagai macam group musik jenis yang diperlombakan, kesemuanya itu perlu didukung dengan sumber pendapatan dan pengelolaannya dilakukan dengan menejerial yang baik serta profesional dalam penanganannya hingga keberhasilan dalam penyelenggaraan acara tersebut.

Dalam perspektif industri kreatif, Pengelolaan hiburan musik di Indonesia telah banyak dilakukan, mulai dari yang kecil sampai yang besar. Pengelolaan hiburan musik yang terorganisir dengan menejerial yang baik dan profesional dalam penanganannya itu sering disebut dengan istilah ”Bisnis Musik”. Berbagai macam bisnis musik yang beredar di masyarakat ditujukan guna memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memerlukan jasa hiburan musik untuk memberikan suasana keceriahan atas penyelenggaraan pesta yang diselenggarakannya. Bisnis ”Hiburan Musik Dangdut” merupakan bagian dari bisnis musik pada umumnya, adalah sebuah bisnis musik yang dekat dengan kalangan semua lapisan masyarakat dari berbagai macam status sosial masyarakat. Sudah tak terbantakan bahwa musik dangdut adalah musik yang paling banyak diminati oleh masyarakat Indonesia dari berbagai macam lapisan. Keberadaan musik dangdut telah mengakar dan membudaya dalam masyarakat Indonesia dimulai dari perkotaan sampai ke pedesaan. Jenis musik yang satu ini merupakan jenis musik yang paling banyak direspon oleh berbagai kalangan baik dari status sosialnya maupun usianya, mulai dari yang dari muda sampai ke orang tua demikian juga derajatnya dari mulai pekerja kasar sampai ke tingkat elit politik hingga pemerintahan, semua menyukai keberadaannya.

Karena respon dari masyarakat yang cukup luas itulah, maka timbul suatu ”Ide” untuk mengembangkan ”Bisnis Hiburan Musik Dangdut” ini dalam warna pengemasan alternatif tentunya. Memang ide bisnis ini bukanlah suatu hal yang pertama diciptakan dalam dunia entertainment di lingkungan masyarakat, sebenarnya sudah cukup banyak organisasi atau kelompok yang berkecimpung dalam bisnis pentas musik dari jenis musik yang satu ini, sehingga secara otomatis persaingan dalam memperebutkan pasar di tengah masyarakat akan lebih marak dan dinamis. Namun dengan kreatifitas yang tinggi dalam segi pengemasannya, maka ide bisnis yang akan dirancang ini akan mampu memenangkan pasar nantinya disebabkan dengan pemakaian unsur teknologi canggih dalam pengemasannya. Implementasi dari ide bisnis ini akan berjalan dengan baik jika direncanakan planingnya melalui beberapa tahapan dalam penguraian  secara detail dan terperinci dalam porposal ini. Rincian tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut :

 

3. Company Name and Its Existence (Nama Perusahaan dan Keberadaannya)

Perusahaan ini didirikan atas prakarsa dari Teguh Imanto dan didukung oleh teman-temannya diantaranya adalah Sri Tursinta Winarni, Ray Arief John Nayoan dan Yulianigsih. Mereka berempat sepakat menanamkan modalnya Teguh Imanto (45%), Sri Tursinta Winarni (25 %), Ray Arief John Nayoan (15%) dan Yulianigsih (15%). Untuk nama perusahaan dibentuk dengan menggabungkan sebagian nama mereka menjadi suatu kata diantaranya adalah GUWINARLI

 

“Profesional Pentas Dangdut”

Logo tersebut diatas adalah menjelaskan bahwa kata-kata yang ada dalam logo tersebut mencerminkan gabungan dari nama-nama pemegang saham , diantaranya :

GU      : diambil dari nama Teguh Imanto

WIN    : dianbil dari nama Sri Tursinta Winarni

AR      : diambil dari nama Ray Arief John Nayoan

LI        : diambil dari nama Yulianigsih

Sementara huruf “WIN” yang terlihat mencolok warnanya menjelaskan semangat “kemenangan” dalam merebut pasar. Bentuk bidang “Lingkaran berwarna merah” adalah menggambarkan sinar matahari yang terus memberikan penerangan agar perusahaan “tetap hidup” walaupun diterpa dengan badai apapun.

Penjelasan tentang keberadaan perusahaan tersebut adalah dapat dijelaskan sebagai berikut :

– Alamat Kantor            : Jalan Biak No. 23 Cideng Jakrta Pusat

– Telpon                            : (021) 7350837

– Fax                                   : (021) 7350838

– Alamat Operasional  : Jalan Raya Antasari No. 135 Jakarta Selatan

– Telpon                            : (021) 7580954

– Fax                                   : (021) 7580953

– Website                           : WWW.guwinarli,com

– Email                               : Registrasi.guwinarli@yahoo.com

 

4. Purpose (Tujuan)

Tujuan diciptakan adanya ide bisnis musik dangdut ini adalah disamping tujuan pokok mencari keuntungan finansial layaknya sebuah perusahaan lainnya, tetapi juga mempunyai tujuan sosial lainnya diantaranya memberikan kemudahan masyarakat dalam memerlukan suatu jasa hiburan pentas musik yang dikelolah oleh suatu team profesional dalam didangnya.

 

5.Vision, Mission and Goals (Visi, Misi dan obyektif)

Perusahaan GUWINARLI yang bergerak dalam bidang pementasan musik dangdut ini mempunyai visi dan misi yang dapat dijabarkan sebagai berikut :

a. Vision

”Menciptakan pementasan musik dangdut dengan variasi pengemasannya di Indonesia”

b.Mission

(1)     Memberikan layanan hiburan pementasan musik dangdut dengan variasi bentuk pementasan.

(2)     Memberikan kemudahan dalam penyelenggaraan pementasan musik dangdut kepada masyarakat.

(3)     Memberikan pelayanan yang prima dalam penyelenggaraan pementasan musik dangdut, dengan menyiapkan secara total pementasan tersebut dari awal hingga akhir acara.

c. Goals

(1)     Menciptakan Pementasan Musik Dangdut dengan memberikan kemudahan penyelenggaraannya di Indonesia

 

6. Market Opportunity (Target Pasar/Peluang Pasar)

Bisnis ”hiburan musik dangdut” ini bukanlah ide yang orisinil di pasaran. Bisnis jenis ini sudah banyak beredar di pasaran, baik itu jenis musik dangdut maupun jenis musik lainnya. Hadirnya ide bisnis ”hiburan musik dangdut” ini berani dilontarkan dipermukaan, dikarenakan dengan memberikan inovasi baru pada segi pengemasannya. Segi pengemasannya inilah yang memberikan suasana hal baru dan keorisinalan dari pengemasannya dalam bisnis musik dangdut hingga nantinya dapat bersaing dalam merebutkan pasar. Pengemasan yang ditawarkan adalah dengan memberikan beberapa paket bentuk pementasannya berikut harga yang melekat di dalamnya serta fasilitas apa yang didapatkan dari produk yang di tawarkan ini. Dari pengamatan yang dilakukan di lapangan, kebanyakan paket yang ditawarkan oleh pebisnis musik dangdut lain adalah dengan cara  konvensional saja, yaitu hanya menjual produknya berdasarkan pementasan panggung saja, begitu juga lagu-lagu yang ditawarkan kebanyakan lagu yang sedang ngetren dan kurang keragaman jenis musik dangdut itu sendiri yang sudah banyak perubahan dalam menggarap ritmenya di masyarakat, sehingga ketika masyarakat meminta lagu sesuai dengan keinginnaya, kurang terpenuhi disebabkan minimnya penguasaan lagu di dalamnya.  Berangkat dari kasus inilah, maka bisnis ini akan berorientasi pada segi pengemasannya meliputi panggung pementasannya, jenis ritme lagunya dan artis penyanyinya serta didukung dengan tata panggung yang melibatkan peralatan sound system dan lighting system berteknologi canggih serta memadahi dalam skala besar dan kecil sesuai lingkup pementasannya. Dari keunggulan inilah, hingga nantinya masyarakat (konsumen/customer) akan tertarik untuk menyewanya sehingga dengan demikian peluang pasar akan dimenangkan.

Dengan pelayanan prima berdasarkan paket yang dipilih, customer tidak perlu lagi repot menyiapkan segala sesuatu yang mendukung dalam pementasannya itu, karena semua hal yang terkait dengan pementasan tersebut telah disiapkan dengan matang oleh para team yang dibentuk oleh perusahaan, mulai dari tata panggung, lighting system sampai sound systemnya berikut perijinan dan keamanannya. Kelebihan lainnya adalah penguasaan lagu-lagu dangdut dengan berbagai macam versi atau ritme, membuat pementasan semakin berfariatif dan juga sebagai upaya perusahaan untuk memenuhi keinginan para penonton atau undangan (customer) meminta lagu sesuai dengan keinginannya dalam penyelenggaran suatu acara. Dengan pelayanan tersebut diatas, maka bisnis musik dangdut ini tidak ragu-ragu lagi dalam merebut persaingan secara  kompetitif dalam merbut hati konsumen, karena paket dan segala macam fasilitas palayanan yang ada di dalamnya cukup kuat dan meyakinkan konsumen (customer) untuk memilihnya, sehingga pasar yang kompetitif tersebut dapat ditaklukkan.

Dalam merebut pasar yang serba kompetitif itu, bisnis ini tidak lepas dari keterlibatan para sponsorship sebagai masukan utama dalam bisnis ini. Tentu saja para sponsorship tidak mau begitu saja dengan bentuk kerjasama yang ditawarkan kepadanya. Selama kerjasama tidak menguntungkan dari pihak sponsorship maka niscaya bentuk kerjasama yang ditawarkan itu dapat lolos. Inilah yang perlu dipikirkan dengan matang oleh para pengaju program acara. Umumnya para sponsor mau bekerjasama dalam suatu acara jika produknya (produk dari sponsor) dapat terlihat oleh massa yang banyak dan sekup wilayah penyelenggaraannya besar dan luas. Berdasarkan pertimbangan kasus-kasus yang ada dilapangan, maka ide bisnis musik dangdut ini menerobos dan sebagai pencetus bahkan yang pertama di indonesia atas pengemasan pementasan dengan mengaitkan konvoi kendaraan selama berlangsungnya pementasan. Bentuk ini jarang dilakukan oleh perusahaan manapun di Indonesia, bahkan dari pengemasan pementasannya merupakan pelopor atau yang pertama di Indonesia dengan menggunakan truck container sebagai multi fungsi yang bisa menjadi alat pengakutan dan sekaligus sebagai panggung pementasan. Paket Container adalah bentuk pementasan musik dangdut yang dirancang dengan menggunakan truck container sebagai stage atau panggung pementasan yang di dahului dengan konvoi sepanjang  jalan-jalan yang dilalui menuju tempat pementasan. Keuntungan yang di dapatkan oleh sponsorship adalah berlipat ganda, karena tiga truck container yang bergambarkan logo tema dari perusahaan akan dipandang oleh jutaan pasang mata dari masyarakat  sepanjang jalan yang dilalui oleh rombongan konvoi tersebut. Kedua massa yang dihadirkan secara khusus atau tempat pementasan eksklusif,  karena telah disurvey terlebih dahulu khususnya diawali dengan masyarakat kampus kemudian dalam pengembangannya nanti tidak menutup kemungkinan target pasar bisa diarahkan ke kampung-kampung dalam satu satu kota kemudian berkembang lagi dari koto-ke kota dalam satu propinsi hingga nantinya bisa antar propinsi. Pementasan yang diadakan oleh kampus biasanya berbentuk panggung, dan pementasan ini adalah bentuk inovasi yang telah dikembangkan, dengan demikian sponsor akan terangkat imagenya (pencitraan) karena telah mendukung  ide-ide yang kreatif hingga nantinya sebagai pelopor. Produk khusus ini diciptakan untuk sebuah kerjasama perusahaan dalam rangka pengembangan sarana media promosi produknya. Suatu contoh dari  produk rokok, jeans serta produk lainnya melalui pengadaan pementasan secara tour (keliling) dari kampus ke kampus atau dari kampung ke kampung (kota ke Kota) dengan menggunakan truck container sebagai alat pengangkut dan panggung pementasannya. Dengan penyajian model baru ini dan sekaligus sebagai pelopor di Indonesia dalam pementasan musik dangdut seperti yang telah diuraikan diatas, maka peluang pasar dalam merebut sponsorship bisa diraih.

Karakter pasar atau target pasar dari bisnis ”hiburan musik dangdut” ini adalah anak muda sampai orang tua dengan status ekonomi beragam. Target pasar dibagi beberapa kategori misalkan untuk paket sederhana adalah masyarakat perumahan untuk keperluan hajatan yang diselenggarakan secara perorangan atau individu, sedangkan untuk paket menengah adalah kalangan instansi, organisasi dan komunitas dengan aktifitas dalam rangka hari ulang tahun, promosi produk sedangkan untuk paket istimewah adalah instansi pemerintah atau organisasi sosial tingkat nasional misalnya kampanye partai. Khusus untuk paket truck container targetnya adalah masyarakat kampus atau masyarakat umum (perkampungan satu ke perkampungan yang lainnya dalam suatu tour konvoi kendaraan). Program jenis ini ditujukan khusus kepada para sponsor (perusahaan produk) melalui kontrak program acara.

 

7. Product Offered (Produk yang ditawarkan)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa bisnis ini memang sudah ada sebelumnya di masyarakat, namun dengan pemolesan yang kreatif melalui pengemasannya, bisnis ini akan berpeluang untuk memenangkan pasar, karena pengemasannya dirasa menimbulkan keunikan tersendiri terutama pada paket container. Masyarakat atau konsumen (customer) akan tertarik pada produk yang ditawarkan itu,  jika mempunyai keunggulan khusus dimana keunggulan ini tidak dimiliki oleh yang lainnya. Dari keunggulan khusus produk yang ditawarkan inilah, melalui pengemasan yang dirancang dengan melibatkan keragaman bentuk paket pementasan yang menawarkan berbagai macam fasiltas didalamnya misalnya pemakaian sound system memadahi dari berbagai situasi dan kondisi yang diperlukan, lighting system dengan bentuk dan biasan warna berfariatif, Panggung pementasan dengan berbagai macam ukuran kecil, sedang sampai yang terbesar siap mewujudkan impian konsumen. Demikian juga keragaman lirik-lirik lagu dangdut melalui ritme slow dangdut/rock dangdut/pop dangdut/disco dangdut sampai ke koplo dangdut serta disertai para penyanyi yang berpenampilan menarik dan bahenol dengan berusia muda, akan menarik minat penonton untuk memilih jasa hiburan ini jika memang memerlukan. Paket Container dimana perwujudannya begitu spektakuler dan canggih, membuat para sponsor tertarik untuk memkainya dalam rangka promosi produk, karena dinilai keunikan dan keinovatifan dalam pengemasannya itu akan mengangkat citra dari produk yang dipromosikan pada masyarakat. Pemilihan bentuk paket yang ditawarkan dengan berbagai macam karakter di dalamnya memungkinkan konsumen untuk memilih mana yang cocok dan sesuai dengan harapannya berdasarkan keuangan yang dimilikinya. Dengan pemolesan bentuk pengemasan tersebut diatas, maka produk unggulan ini akan mampu bersaing dan berpeluang memenangkan pasar di lingkungan masyarakat nantinya. Uraian tentang bentuk paket tersbut dapat dijabarkan sebagai berikut :

 

a. Paket A Parkit

Paket ini merupakan paket yang paling murah dari paket yang lainnya. Dalam paket dapat diuraikan :

  • Sasaran target        :  Individu atau golongan masyarakat kalangan menengah yang berpenghasilan sedang dan cukup serta masyarakat remaja dan orang tua.
  •  Harga                        :    Rp. 4.000.000,- s/d Rp. 8.000.000,-
  • Fasilitas                     :   Peralatan Sound Sytem 2000 Watt s/d 6000 Watt peralatan Organ tunggal ditambah gitar melodi dan bass serta seruling.
  • Panggung ukuran 4 X 6 M dan sound system 2000 Watt, Lighting Systim 2 set, Artis penyanyi 2 orang dan 1 MC harga (Rp.4.000.000,-)
  • Panggung ukuran 4 X 6 M dan sound system 4000 Watt, Lighting Systim 2 set, Artis penyanyi 3 orang dan 1 MC harga (Rp.6.000.000,-)
  • Panggung ukuran 4 X 8 M dan sound system 5000 Watt, Lighting Systim 3 set, Artis penyanyi 3 orang dan 1 MC harga(Rp.7.000.000,-)
  • Panggung ukuran 4 X 8 M dan sound system 6000 Watt, Lighting Systim 3 set, Artis penyanyi 4 orang dan 2 MC harga (Rp.8.000.000,-)

 

 

 

* Desain Panggung yang akan direcanakan dalam bisnis ini dengan ukuran kecil atau standard dan gambaran panggung yang sebenarnya dalam pentas dangdut di masyarakat dengan ukuran standard *

 

 

b. Paket B Gagak

Paket ini merupakan paket menengah diantara paket lainnya. Dalam paket ini dapat diuraikan :

  • Sasaran target        :  Golongan atau komunitas dan instansi baik swasta maupun pemerintah serta organisasi sosial yang akan menyelenggarakan acara seperti ulang tahun organisasi, atau keberhasilan lainnya hingga perlu dirayakan dengan menghadirkan hiburan
  • Harga                         :   Rp. 10.000.000,- s/d Rp. 20.000.000,-
  • Fasilitas                    :   Peralatan Sound Sytem 8.000 Watt s/d 16.000 Watt peralatan lengkap organ, gitar, seruling, kendang, drum, biola, saxophone
  • Panggung ukuran 8 X 12 M dan sound system 8000 Watt, Lighting Systim 4 set, Artis penyanyi 5 orang dan 2 MC harga (Rp.10.000.000,-)
  • Panggung ukuran 8 X 12 M dan sound system 10.000 Watt, Lighting Systim 4 set, Strobo Light 1 set, Artis penyanyi 6 orang dan 2 MC harga (Rp.14.000.000,-)
  • Panggung ukuran 8 X 12 M dan sound system 14.000 Watt, Lighting Systim 4 set, Strobe Light 1 set, Sinar laser 1 set  Artis penyanyi 7 orang dan 2 MC harga (Rp.18.000.000,-)
  • Panggung ukuran 8 X 12 M dan sound system 16.000 Watt, Lighting Systim 4 set, Strobo Light 1 set, Sinar laser 1 set  Artis penyanyi 8 orang dan 2 MC harga (Rp.20.000.000,-)

 

 

* Desain Panggung yang akan direcanakan dalam bisnis ini dengan ukuran Sedang atau Medium dan gambaran panggung yang sebenarnya dalam pentas dangdut di masyarakat dengan ukuran Sedang*

 

 

c. Paket C Rajawali

Paket ini merupakan paket teratas dengan fasilitas tinggi termasuk para penyanyinya dengan reputasi nasional. Dalam paket ini dapat diuraikan :

  • Sasaran target       :    Golongan masyarakat atau organisasi tingkat nasional dengan anggran penyelenggaraan tinggi. Dalam golongan ini diantaranya adalah organisasi social politik ataupun instansi pemerintah maupun pemerintah tingkat nasional, yang akan menyelenggarakan acara seperti ulang tahun organisasi, atau keberhasilan lainnya hingga perlu dirayakan dengan menghadirkan pentas hiburan
  • Harga                        :      Rp. 40.000.000,- s/d Rp. 80.000.000,-
  • Fasilitas                    :     Peralatan Sound Sytem 20.000 Watt s/d 60.000 Watt peralatan lengkap organ, gitar, seruling, kendang, drum, biola, saxophone
  • Panggung ukuran 12 X 15 M dan sound system 20.000 Watt, Lighting Systim 6 set, Strobe Light 2 set, Sinar laser 1 set dan  Artis penyanyi 8 orang dan 2 MC (2 artis tingkat nasional) harga (Rp.40.000.000,-)
  • Panggung ukuran 14 X 20 M dan sound system 30.000 Watt, Lighting Systim 6 set, Strobe Light 2 set, Sinar laser 2 set dan  Artis penyanyi 8 orang dan 2 MC (3 artis tingkat nasional) harga (Rp.50.000.000,-)
  • Panggung ukuran 16 X 25 M dan sound system 40.000 Watt, Lighting Systim 6 set, Strobe Light 2 set, Sinar laser 2 set dan  Artis penyanyi 8 orang dan 2 MC (4 artis tingkat nasional) harga (Rp.60.000.000,-)
  • Panggung ukuran 20 X 30 M dan sound system 60.000 Watt, Lighting Systim 8 set, Strobe Light 3 set, Sinar laser 2 set dan  Artis penyanyi 8 orang dan 2 MC (5 artis tingkat nasional) harga (Rp.70.000.000,-)
  • Panggung ukuran 20 X 40 M dan sound system 80.000 Watt, Lighting Systim 8 set, Strobe Light 4 set, Sinar laser 3 set dan  Artis penyanyi 10 orang dan 2 MC (6 artis tingkat nasional) harga (Rp.80.000.000,-)

 

 

 

* Desain Panggung yang akan direcanakan dalam bisnis ini dengan ukuran Besar dan gambaran panggung yang sebenarnya dalam pentas dangdut di masyarakat dengan ukuran Besar *

 

 

d. Paket Truck Container

Paket ini merupakan paket khusus yang diajukan kepada sponsor (perusahaan produk tertentu) melalui penawaran kerjasama kontrak program acara. Paket ini merupakan paket yang dirancang dalam bentuk Tour Keliling dengan menggunakan truck container sebagai panggung pementasan yang di dahului dengan konvoi kendaraan menuju pementasan. Pada paket ini bentuk pementasan terdiri dari 15 tempat yang selalu berpindah-pindah berdasarkan jadwal yang telah disepakati. Sasaran awal adalah kampus-kampus yang ada dalam satu wilayah propinsi. Pada kesempatan lain diajukan dengan merubah target menjadi masyarakat kota atau kampung dalam satu wilayah propinsi.

  •  Sasaran target      :     Masyarakat kampus yang ada dalam satu wilayah propinsi dan sudah diidentifikasi lokasinya. Pemilihan kampus tentunya berdasarkan lokasi kampus dimana berada, dengan akses jalan dapat dilalui oleh iring-iringan konvoi truck container. Pementasan dengan menggunakan sarana truck container yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa dengan pemanfaatan teknologi elektrik di dalamnya, sehingga bentuk container bisa berubah-ubah fungsinya. keinovasian truck container ini bisa berfungsi sebagai pengangkut peralatan dan sekligus  berfungsi sebagai panggung pementasan.
  • Harga                        :      Harga sesuai dengan kontrak dari beberapa tempat yang dijadikan ajang pementasan, per program acara dari 1 kali pentas seharga Rp. 30.000.000,-
  • Kriteria                      :     Sebelum pementasan Tim penyelenggara 3 buah truck container dan satu jeep pengawal berkumpul di kantor GUWINARLI dan secara konvoi yang dikawal oleh jeep komando serta polisi yang ada didepannya sebagai pembuka jalan menuju tempat pementasan. Setelah di lokasi pementasan, truck container mengubahnya menjadi panggung pementasan terdiri dari 2 truck container yang telah didesain sedemikian rupa dengan bantuan teknologi secara elektrik hingga menjadi panggung pementasan spektakuler, dan 1 truck container lagi sebagai alat monitoring system (control room) yang bertugas memantau jalannya pementasan untuk mengatur tata suara dan tata cahaya serta video shooting yang akan dipancar luaskan melalui stasiun televisi. posisinya berada di depan panggung dengan jarak tertentu dari panggung pementasan.
  • Teknis Peleksanaan : Team yang ditunjuk oleh Sponsorship (GUWINARLI) akan memimpin konvoi dengan dikawal oleh polisi dan mobil jeep yang didesain secara khusus (logo sponsor) sebagai penunjuk arah serta diikuti oleh 3 buah truck container yang juga didesain khusus dengan membawa peralatan pentas yang akan diselenggarakan. Perjalanan dilakukan secara arak-arakan berdasar jalur-jalur yang sudah ditentukan melalui survaey sebelumnya hingga sampai ke tempat tujuan.
  • Misalkan pada kali ini untuk kategori Paket Truck Container bekerjasama dengan produk rokok Sampoerna Hijau, dengan kontrak 15 tempat pementasan dalam satu propinsi, maka perusahaan GUWINARLI yang ditunjuka perusahaan rokok sebagai Tim Pelaksanaan dari event tersebut, akan menyiapkan segala sesuatunya diantaranya membuat logo event yang akan dilukiskan pada Truck Conttainer serta Jeep Pengawal serta pendukung lainnya disekitar pementasan. Sehingga gambaran dari pementasan tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut :

 

Berikut ini adalah desain yang akan mengilustrasikan pementasan dengan memanfaatkan truck container sebagai panggung pementasan :

 

* Desain jeep rancangan secara khusus berdasarkan program acara yang diadakan dengan mencantumkan logo event perusahaan sebagai sponsornya*

 

 

* Desain truck container dengan rancangan secara khusus berdasarkan program acara yang diadakan serta pencantuman logo event perusahaan pada body truck container *

 

 

* Illustrasi konvoi kendaraan truck container yang dikawal khusus oleh jeep sebagai komando program acara menuju tempat pementasan *

 

Berikut ini akan digambarkan bagaimana ketiga truck container tersebut mengubah dirinya menjadi panggung pementasan spektakuler :

 

* Bentuk truck container yang sudah dimodifikasi dengan mengunakan system elektronik, bisa dirubah menjadi bentuk pangung pementasan (panggung 1) *

 

 

* Bentuk truck container yang sudah dimodifikasi dengan mengunakan system elektronik, bisa dirubah menjadi bentuk pangung pementasan (panggung 2) *

 

 

* Gabungan 2 truck container menjadi panggung pementasan dengan menambahkan pagar samping kiri dan kanan serta atapnya (gabungan panggung 1+ panggung 2) *

 

 

* Pangung pementasan dari truck container yang sudah siap pakai lengkap dengan sound system serta lightingnya *

 

 

* Desain truck container yang telah dimodifikasi secara elektrik menjadi alat pengontrol pementasan (control room) *

 

Setelah 15 Pementasan itu selesai dilaksanakan dengan baik, maka pernik-pernik visual yang ada di body Truc Container dan Jeep Pengawal itu, dilepas lagi dan diajukan kepada pihak lain seperti Bentoel Sejati Keluaran dari Perusahaan Rokok Bentoel Malang, begitu seterusnya dimana pencari sponsor atau kerjasama ini dilakukan oleh Tim Marketing. Desai Truck Container dari Sponsor Bentoel Malang dengan produknya Sejati dapat dilihat seperti gambar berikut :

 

 

* Desain program acara yang sama diajukan kepada pihak sponsor lain misalnya perusahaan rokok bentoel dengan produknya sejati *

 

8. Positioning Market (Posisi Pasar)

Karena bisnis jenis ini sudah ada dipasaran, maka posisi pasar yang dituju adalah sebagai penantang pasar. Hal ini dikarenakan produk yang diunggulkan belum yakin penuh digemari masyarakat, sehingga kita perlu menjajakinya dalam tahun pertama. Setelah tahu efek yang dihasilkan baru kita tentukan posisi berikutnya, dengan mengembangkan pada jangkauan pasar yang akan dituju serta produk baru sebagai pendamping produk pertama. Pengembangan produk baru tersebut diantaranya mengeluarkan produk teknik perekaman untuk kepentingan penyiaran secara live melalui penyiaran televisi. Dalam merealisasikan produk ke dua ini (H-2) tentunya akan bekerjasama dengan stasiun televisi guna memenuhi kebutuhan penyiaran televisi pada program musik live khususnya musik dangdut. Dari produk (H-2) ini kepercayaan sponsor makin eksis pada perusahaan, karena service dari perusahaan itulah nama brand sponsor bisa diperhatikan atau dilihat oleh burjuta-juta pasang mata rakyat Indonesiabahkan manca negara melalui saluran parabola yang sedang melihat siaran televisi tersebut. Dari keterangan di atas, maka produk-produk yang ditawarkan jelas mempunyai keunggulan istimewa dibandingkan dengan kompetitor lainnya, Dengan konsep seperti ini, rasa kepercayaan sponsor terhadap perusahaan akan makin tinggi dan dengan demikian jalan menuju pencapaian pada posisi pasar sebagai “pemimpin pasar” pada tahun berikutnya akan mudah didapat dan diraih dengan rasa optimistis.

 

9. Organization and Environment (Organisasi dan Lingkungannya)

Organisasi bisnis ini adalah cukup besar, hal itu dikarenakan penanaman modal dari 4 orang investor dengan berfariatifnya modal yang ditanamnya. Karena besarnya modal yang dipertaruhkan itu, maka pengelolahannya harus dilakukan secara baik dan profesional, agar perusahaan dapat tumbuh dan berkembang sebagai mana yang diharapkan. Dengan penanganan yang baik dan profesional dalam menejerialnya itu, maka diharapkan perusahaan ini dapat tumbuh dan berkembang dikemudian hari disertai meningkatnya penambahan aset perusahaan di dalamnya. Dalam rangka menumbuh kembangkan perusahaan ini di masa mendatang, maka dirasaa perlu menyusun komponen dari organisasi bisnis berdasarkan kualifikasi tertentu sesuai dengan bidng masing-masing. Secara terperinci komponen tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut :

 

a. Sumber Daya Manusia (SDM)

Agar organisasi bisnis ini dapat berjalan dengan lancar dan mengalami pertumbuhan dalam pergerakannya nanti, maka diperlukan sumber daya manusia dengan penguasaan bidang ilmu tertentu berdasarkan job yang dipegangnya. SDM ini penting dan kunci keberhasilan tumbuhnya organisasi perusahaan yang akan dijalankan. Maka diperlukan susunan atau struktur organisasi perusahaan meliputi :

(1) Direktur Utama                       : Sebagai pemegang atau penentu kebijakan

(2) Direktur Operasional            : Sebagai pemegang operasionalisasi perusahaan

(3) Marketing Manager               : Sebagai kepala pengendali penjualan produk (jasa) Pada departemen ini mempunyai staf yang mengurus tentang oparasionalisasi penjualan produk (paket) yang ditawarkan termasuk staff promosi bertanggung jawab atas pembuatan poster, leaflet, iklan majalah/Koran, spanduk, umbul-umbul, souvenir serta produk lainnya sebagai pendukung lancarnya penjualan produk.

(4) Operation Manager               :  Sebagai kepala pengendali operasionalisasi pementasan berdasarkan informasi atau instruksi dari departemen marketing. Pada bagian ini mempunyai staff atau bagian – bagian yang mempunyai job masing-masing diantaranya bagian team diatas panggung atau pemain, bagian diluar panggung meliputi bagian pelaksana tata pangung, bagian sound system/lighting, bagian transpotasi, bagian mekanik/perawatan teknis dan bagian penyimpanan/gudang.

(5) Acounting Manager               : Sebagai kepala keuangan yang mengatur tentang sirkulasi keungan perusahaan. Dalam operasionalisasinya dibantu beberapa orang staff sesuai dengan kebutuhan.

(6) Personel Manager                   : Sebagai kepala personalia yang mengatur tentang kekaryawanan dan fasilitasi umum tentang keperluan perusahaan. Dalam operasionalisasinya dibantu beberapa orang staff sesuai dengan kebutuhan.

 

b. Pemberdayaan

Guna menjaga berkembangnya perusahaan, maka perlu adanya pemberdayaan komponen-komponen perusahaan diantaranya pelatihan karyawan atau team operasional khususnya para pemain di atas panggung melalu pelatihan yang rutin dan selalu mempelajari dan menguasai lagu-lagu yang lagi trend dan disenangi oleh masyarakat. Selain itu perlu adanya pemutahiran peralatan yang terkait dengan pementasan karena hal ini sangat mennentukan dari kualitas yang akan dipertaruhkan di tengah masyarakat, oleh karena itu perlu adanya memutahiran alat-alat yang menyangkut sound system.

 

c. Kerjasama Patner

Guna kelancaran dari operasionalisasi perusahaan, maka diperlukan kerjasama kepada pihak-pihak yang terkait dengan perusahaan yang menjadi mitra kerja. Hubungan baik perlu kita kembangkan secara terus menerus guna kelangsungan hidup perusahaan terutama yang menjadi sumber pemasukan perusahaan yaitu Pihak Industri (yang menjadi sponsorship), Asosiasi rekaman musik, asosiasi artis, event organizer, para supplier, instansi yang berwenang mengeluarkan ijin pementasan diantaranya pemerintah, kepolisian dan kodim setempat.

Tumbuh dan berkembangnya suatu perusahaan sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang mendukung. Terkait dengan hal tersebut maka diperlukan pengamatan dari situasi lingkungan dimana perusahaan tersebut berada. Analisa tentang berbagai faktor yang menyangkut berkembangnya perusahaan perlu mendapatkan perhatian serius. Berikut ini adalah analisis tentang lingkungan yang mendukung dalam operasionalisasi bisnis musik dangdut diantaranya dapat iuraikan sebagai berikut :

 

a.  General Environment             : Merupakan pandangan lingkungan secara umum yang menyangkut tentang kondisi perusahaan, bisa diuraikan dalam beberapa aspek diantaranya terperinci sebagai berikut :

  • Aspek Politik dan Regulasi    : Pada sektor Industri Kreatif mendapat dukungan dari pemerintah melalu departemen Perdagangan Republik Indonesia dimana pada sektor ini memberikan nilai 6.3 % GNP Nasional, termasuk industri musik yang ada di dalamnya.
  • Aspek Demografi                       : Pertumbuhan penduduk Indonesia cukup baik dengan nilai pertumbuhan 1.34 % per tahun. Dengan demikian kebutuhan akan hiburan termasuk kebutuhan jenis musik berpeluang meningkat pertumbuhannya.
  • Aspek Kultural                           : Masyarakat Indonesia mayoritas menyenangi musik dangdut baik secara status sosial maupun usianya.
  • Aspek Ekonomi                         : Pertumbuhan perekonomian Indonesia stabil hingga pada tahun 2011 dipekirakan antar 6.5 % hingga 7 % pertahun. Dengan demikian sangat memungkinkan masyarakat mendapatkan incam yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup , dan secara otomatis akan berdampak dan akan mempengaruhi bisnis ini.
  • Aspek Globalisasi                      : Pengaruh globalisasi membuat peradaban masyarakat mengalami peningkatan, sehingga kebutuhan hidup menjadi meningkat hingga nantinya akan berdampak pula pada pencapaian kebutuhan hiburan.
  • Aspek Teknologi                        : Kemajuan teknologi membuat masyarakat dibuat mudah dalam menyelenggarakan proses kehidupan, dan dampak teknologi ini akan berimbas pada dunia hiburan yang ada termasuk jenis hiburan musik dangdut yang tak lepas dari teknologi di dalam operasionalisasinya.

 

b. Industry Environment : Lingkungan Industri merupakan kondisi yang terkait langsung dan dekat dalam operasionalisasi perusahaan. Komponen-komponen yang terkait dengan lingkungan bisnis dangdut ini adalah menyangkut Entrant” yaitu hadirnya para investor baru, masuknya pencurian ide, serta kompetisi harga yang sangat berpengaruh dalam merebut pasar. Dalam aspek Buyer” pembelian peralatan canggih misalnya sound system dan lighting perlu mendapat perhatian khusus, karena hal ini menyangkut perkembangan teknologi dan terkait dengan peralatan yang digunakan sebagai bagian dari service yang dipertaruhkan. Pada aspek Subtitute” komponen pengganti perlu diperhatikan diantaranya masalah harga produk yang riskan dengan keputusan dari para konsumen. Perlu adanya fleksibelitas dalam mempermainkan harga (negosiasi) hingga nantinya akan berdampak pada order pementasan. Pada aspek Supplier” para mitra kerja ini harus mendapat perhatian juga, karena menyangkut tentang para pemasok peralatan yang digunakan dalam pementasan, hubungan baik terus dipelihara sehingga saling menjaga pengertian tentang keperluan hidup perusahaan dapat berjalan. Negosiasi tentang pembayaran barang yang dibeli dapat dilakukan dengan cara mencicil dalam bentuk angsuran.

 

c. Competitive Environment : Menyangkut tentang internalisasi perusahaan terkait dengan produk unggulan dari paket yang ditawarkan, pasar yang menjadi target pada setiap paket, posisi pasar yang diikuti atau diambil, penerapan strategi, kondisi harga produknya dan permainan kompotitornya . Kesemuanya itu perlu pemikiran yang matang dalam meramu komponen satu dengan  lainnya, sehingga kebijkan yang diambil tepat sasaran.

 

10. Management Team (Manajemen Tim)

Untuk menjalankan bisnis musik dangdut ini, diperlukan management team yang solid. Karena dengan kesolidan para komponen yang terlibat didalamnya, maka tantangan di depan akan dapat ditaklukkan.  Dalam suatu bisnis apapun pasti terdapat sebuah resiko. Resiko yang didapat bisa baik yang nantinya akan bisa menaikkan reputasi dari perusahaan dan sebaliknya juga bisa berdampak buruk yang dapat mencelakakan perusahaan gulung tikar alias bangkrut. Demikian juga bisnis musik dangdut ini berbagai resiko bisa terjadi. Untuk itu diperlukan manajemen yang baik dalam pengelolaannya. Supaya kesolidan para karyawan terjaga, maka diupayakan pemberian kesejahteraan karyawan melaui penggajian secara proporsional berdasarkan keahliannya masing-masing dan pemberian instensif pada karyawan berprestasi. Dengan mengusahakan kesejahteraan para karyawan yang terlibat dalam pementasan, maka loyalitas karyawan terhadap perusahaan akan selalu ada hingga pada akhirnya akan berdampak pada pelayanan yang diberikan kepada perusahaan termasuk juga customernya.

 

11. Business Growth and Potential Problems (Pertumbuhan Perusahaan dan Potensi Problem)

Sebuah perusahaan mengalami pertumbuhan, jika dikelolah dengan menejerial yang baik dan profesional. Perusahaan tumbuh dan berjalan dari pendapatan penjualan produk dari produk utama yang diunggulkan. Demikian juga dengan bisnis ini. Bisnis inti yang dijalankan adalah dengan mengandalkan produk unggulan yaitu bentuk paket-paket yang ditawarkan. Dari penjualan paket-paket yang ditawarkan itu, maka didapatkan pemasukan dana dan sekaligus sebagai dana pembayaran operasionalisasi perusahan. Dengan pementasan yang banyak dari beragam paket terutama paket truck container yang didapat dari kontrak sponsor, maka pemasukan akan berlipat hingga nantinya mendapatkan profit yang lumayan. Oleh karena itu menjalin hubungan sangat baik dengan perusahaan produk pada level nasional sangat penting, hal ini dikarenakan perusahaan tersebut merupakan penyuplai dana (order pementasan) yang paling banyak dari paket truck container yang ditawarkan. Maka dari itu andalan tim marketing dan pelaksana lapangan dalam pementasan merupakan kunci sukses dan sebagai penyanggah service konsumen dalam menjaga tumbuhnya perusahaan ini.

Untuk menjaga pertumbuhan perusahaan, maka perlu adanya penerapan ”Three Growth Horizon” dalam manejerial bisnis ini. Penerapan ini dijalankan dengan memelihara Core Business (H-1) dalam hal ini adalah produk yang ditangani saat ini yaitu “produk paket Pementasan”, agar tetap berjalan sebagaimana mestinya hingga dapat memenuhi kelangsungan perusahaan. Sebagai pengembangan perusahaan perlu adanya produk baru yang akan menjadi penganti pada masa yang akan datang (H-2), untuk pengembangan dalam bisnis ini perlu melahirkan adanya produk baru yang terkait dengan produk sebelumnya yaitu akan mengeluarkan paket baru berupa “Pendokumentasian Kegiatan” atau ”perekaman video kegiatan secara langsung (live)”. Program ini nantinya akan dikembangkan kearah penyiaran televisi untuk memenuhi kebutuhan acara televisi khususnya program hiburan musik. Dengan demikian maka diperlukan pengadaan peralatan yang terkait dengan penyiaran misalnya peralatan kamera serta pendukung teknik perekaman lainya serta tenaga yang berpengalaman di bidang teknik penyiaran live khususnya kameraman. Dengan demikian pihak stasiun televisi tidak perlu lagi membawa peralatan kamera serta crewnya yang banyak, namun hanya studio mini lewat SNG Mobilenya saja untuk up link ke satelit. Terkait hal itu, maka diperlukan kerjasama dengan pihak-pihak stasiun televisi yang ada, supaya kontrak kerjasama dalam penyiaran langsung musik dangdut dapat direalisasikan.

 

 

* Pada tahun ketiga sudah dapat kontrak penyiaran secara live dengan bekerjasama pada stasiun teleivi guna memenuhi keputuhan program acara music live *

 

Sambil menjaga bertumbuhan dengan baik antara produk (H-1) dan produk (H-2) maka dalam menyiapkan Ide produk angan-angan untuk menjadi “Penguasa Pementasan Musik Dangdut” (H-3) terbesar di Indonesia akan dapat direalisasikan pada tahun-tahun berikutnya.

 

* Diagram pertumbuhan produk (H-1),(H-2) dan (H-3) yang dijaga perkembangannya agar pertumbuhan perusahaan berkembang sebagaimana mestinya *

 

Sebuah pertumbuhan perusahaan ditentukan konsep berpikir yang mengakar guna menjawab segala macam problema yang ada. Diperlukan konsep pemikiran bagi pelaku-pelaku bisnis ini agar problema dapat ditaklukkan diantaranya bahwa perusahaan ditopang dengan kemampuan sumber daya yang ada, Pertumbuhan perusahaan tumbuh dn berkembang dengan baik jika ditunjang dengan sumberdaya yang mempunyai kemampuan lebih dan pertumbuhan perusahaan ditentukan dengan kondisi lingkungannya. Problema peniruan khususnya pada paket truck container bisa saja terjadi, maka diperlukan untuk menjaga nilai ”VRIO” pada produk dengan cara penambahan asetnya, jaringan diperkuat dan diperlebar penyebarannya serta service lebih ditingkatkan. Pertumbuhan bisnis musik dangdut ini dalam perjalanannya juga dipengaruhi oleh tiga faktor pertumbuhan yaitu Pasar keuntungan akan berdampak pada nilai fisik (asset) dari perusahaan, Pengakuisisian akan berdampak pula pada sisi non fisik dan Portfolio perusahaan akan berdampak pada pertumbuhan peluang pasar.

 

12. Business Model (Model Bisnis)

Ketika sebuah ide bisnis dilontarkan ke pasar termasuk bisnis musik dangdut ini, maka produk apa yang akan ditawarkan dan melaui cara bagaimana ide tersebut didistribusikan. Business model adalah jalan untuk merealisasikan ide tersebut. Hal ini disebabkan bahwa business model merupakan suatu cerita logis yang menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan menciptakan dan member nilai serta menjalankan uang. Business model memiliki 4 komponen diantaranya Customer Value Proposition yaitu berisikan produk apa yang ditawarkan dan apa manfaatnya serta siapa targetnya, Key Resources berisikan sumber daya atau kemampuan untuk membangun, Key Process berisikan tentang tata cara atau etika bertindak bagaimana suatu proses dijalankan dengan baik, Profit Formula menjelaskan bagaiman cara menjalankan uang hingga mendapatkan keuntungan. Keempat komponen tersebu dalam implementasinya saling berkaitan.

Guna memahami tentang business model yang dipakai dalam menjalan bisnis music dangdut ini, maka telah dibuat struktur model bisnis yang dipakai serta alur kerjanya :

 

* Gambar Business Model yang dipakai dalam menjalankan bisnis musik dangdut ini dari awal hingga pertumbuhannya *

 

13. Corporate Strategy (Strategi Perusahaan)

Diperlukan suatu strategi untuk menjalankan model bisnis yang telah dicanangkan diantarnya dapat diuraikan sebagai berikut :

 

a. Generic Strategy

Bagaimana cara menerapka competitive Advantage” agar bisnis musik dangdut yang dijalankan dapat berkembang secara baik maka strategi yang di jalankan adalah dengan penerapan pada “DIFFERENTIATON” bahwa perusahaan memberikan nilai lebih dari ”Variasi Pengemasan Produk” yang dirinci dalam bentuk paket pementasan. Dari produk paket tersebut jelas terlihat adanya pembeda dengan para kompetitornya. Dari keunggulan tersebut maka peluang untuk memenangkan pasar sangat mungkin di dapatkan.

 

b. Implementation Strategy

            Bagaimana suatu cara/strategi diatur secara terintegrasi dan memusat dengan memperhatikan faktor-faktor yang terkait dengan kondisi lingkungannya, agar apa yang dijalankan mengenai sasaran target. Dalam menjalankan strategi bisnis musik dangdut ini ada 5 komponen yang perlu diperhatikan secara serius diantarnya :

 

(1) AREA yang menjadi cakupan

  • Bentuk bisnis yang dijalankan adalah bisnis musik dangdut dengan bentuk pementasan secara live di lapangan atau di dalam ruangan.
  • Segment pasar yang dicapai adalah kalangan masyarakat ekonomi menengah ke atas (penyandang dana/pemesan) dan target penikmat adalah semua kalangan dari atas, menengah dan bawah. Termasuk usianya, mencakup semua kalangan.
  • Wilayah yang menjadi target pementasan adalah pada tahap 2 tahun pertama tingkat satu propinsi yaitu jabotabek. Pada tahun berikutnya diperluas antar propinsi dan pada 5 tahun berikutnya akan menguasai pasar nasional untuk kategori pementasan musik dangdut di Indonesia.

 

(2) DIFFERENTIATOR yang di jalankan

  • Perebutan posisi pasar akan dapat dimenangkan, dikarenakan paket  beragam serta harga yang berfariatif sesuai dengan keinginan konsumen serta service uptimal yang diberikan, membuat pasar dapat dimenangkan. Paket truck container akan berpeluang besar dalam merebut hati para sponsor, karena jenis ini belum dimiliki oleh para kompetitor lain misalnya OM. Palapa. OM Monata, OM Putra Buana serta yang lainnya masih menggunakan cara-cara lama dalam menggaet sponsor. Dan dampaknya sponsor engan dengan cara itu, mungkin hanya berpartisipasi saja dalam event tertentu.
  • Perbedaan produk yang ditawarkan merupakan kunci dari keberhasilan dari bisnis ini, sehingga nantinya dapat menarik hati konsumen. Tentu saja pembedanya mempunyai nilai lebih, seperti yang ditunjukkan pada paket truck container yang tidak dimilki oleh competitor. Lebih dari itu merupakan satu-satunya pementasan dengan melibatkan truck container sebagai pengangkutan barang dan sekaligus sebagai panggung pementasannya.

 

(3) STAGING

  • Tahapan-tahapan dalam menjalankan dan menumbuhkan perusahaan ini adalah dengan memvokuskan dahulu cakupan wilayah pementasan yaitu satu propinsi (H-1), kemudian setelah menunjukkan pertumbuhan meningkat ke antar propinsi dan melengkapi dengan perekaman pementasan (H-2) hingga nantinya bisa sampai pada tingkat nasional sebagai penguasa pementasan musik dangdut di Indonesia (H-3).
  • Tahap-tahap opersionlisasi juga mendapat perhatian diantaranya jalur atau proses kerja suatu project pementasan harus dilaksanakan secara cermat dan tepat, sehingga pelayanan kepada konsumen dapat terealisasi dengan baik.
  • Pada tahap tahun kedua setelah mengetahui perkembangannya, maka gerakan cepat untuk memperluas jangkauan dipercepat sarana pendukungnya.

 

(4) VEHICLE

  • Untuk mencapai tujuan maka kita perlu kerjasama dengan para investor baru untuk menanamkan modalnya pada bisnis yang dijalankan.
  • Bisnis jenis ini keberhasilannya tergantung dari sponsorship, maka jalan kerjasama atau menciptakan hubungan baik yang saling menguntungkan ke dua belah pihak mutlak diperlukan. perlu pendekatan dengan mengacu pada negosiasi yang fleksibel demi lolosnya order
  • Langkah-langkah seperti “joint venture, franchising, acquisition” akan dilakukan, jika pertumbuhan perusahaan akan berkembang dengan baik.

 

(5) ECONOMIC LOGIC

  • Nilai keuntungan yang di dapat adalah order dari konsumen. Makin besar nilai paket yang dipilih, keuntungan akan cepat di dapat. Terutama pada paket truck container karena paket ini diambil secara maraton berkeliling yang melibatkan 30 pementasan sekali kontrak dengan sponsor
  • Memelihara dengan cermat pada tahun ketiga pertumbuhan produk (H-2), karena produk ini memberikan keuangan (order pementasan) yang banyak antara sponsor produk dan sponsor televisi

 

* TINGGALKAN KOMENTAR ANDA…

Silakan utarakan opini Anda terhadap tulisan ini, guna melatih dan merangsang pemikiran hingga melahirkan suatu pendapat. Komentar yang akan disampaikan hendaknya berkaitan dengan topik permasalahan yang diulas… dan terima kasih sebelumnya… atas kunjungan Anda di Blog ini serta menggoreskan opini lewat komentar…

 

Daftar Pustaka :

* Beberapa foto diunduh dari situs-situs terkait sesuai topik permasalahan semata-mata untuk “Kepentingan Misi Sosial” dalam bentuk pembelajaran maya berbagi pengetahuan pada sesama, Bukan untuk  “Kepentingan Bisnis” *

 

Hatch, M.J., 1997. Organization Theory. New York, USA: Oxfort University Press, 1st Edition

Fontana A., 2009. Manajemen Inovasi dan Penciptaan Nilai. Gramedia Widiasarana, Indonesia

Turino & So, 2011. In The Name of  Growth 

 

Posted in HUMANIORA | Tagged | 1 Comment

Leave a Reply