MODIFIKASI MOTOR DALAM KOMUNITAS

MODIFIKASI MOTOR DALAM KOMUNITAS

Sebuah Tinjauan Peluang Bisnis dalam Perspektif Industri Kreatif

Oleh : Teguh Imanto

teguhs blog logo fin

Gencarnya arus informasi global yang menerjang negeri ini, merupakan konsekuensi atas hadirnya kecanggihan teknologi di dalam praktik-praktik sosial masyarakat telah berkembang luas dalam relung-relung kehidupan dan secara tidak langsung akan tercipta pola hidup dalam lingkungan masyarakat modern, hal tersebut terjadi sebagai dampak atas kuatnya arus globalisasi yang perkembangannya menunjukkan tingginya intensitas penyebaran melalui beragam media yang sulit dibendung lagi. Dalam situasi seperti ini, akan banyak lahir perubahan  pradigma masyarakat dalam menyikapi suatu arti kehidupan dengan segala macam problema yang terus menyertainya seiring dengan putaran waktu dan berkembangnya peradaban ke depan. Realitas kehidupan dewasa iniyang terjadi di bumi Indonesia, merupakan suatu lompatan atas meningkatnya peradaban dengan disertai berkembangnya ilmu pengetahuan yang melahirkan kecanggihan teknologi di dalamnya, dimana keadaan ini tentunya tak terbayangkan sebelumnya dibandingkan dengan dua puluh lima tahun pola pikir kita ditarik kearah belakang. Lahirnya modernisasi kehidupan di Indonesia telah banyak merubah cara pandang dan  pola hidup masyarakatnya, sehingga peradaban yang terlahir adalah terciptanya budaya masyarakat baru hasil dari transformasi budaya antara budaya luar dan budaya lokal, dimana hasil akhir mencerminkan suatu keadaan atas kalah pamornya budaya lokal dengan budaya luar yang datang dan berkembang hingga dapat menguasai kehidupan masyarakat dewasa ini, sehingga menyebabkan masyarakat yang terlahir mempunyai pola hidup  cenderung berperilaku kearah konsumtif dan hedonis. Masyarakat Indonesia dewasa ini telah mengalami pergantian Era sejak diperlakukannya Repelita pada pemerintahan sebelumnya dimana pergantian itu menunjuk  dari Era Pertanian menuju  Era Industrialisasi dengan didukung berperannya teknologi canggih dalam kehidupan industri serta pemasaran ruang pasar global. Penerapan globalisasi ekonomi di Indonesia sedikit banyak telah mendorong manusia Indonesia untuk dituntut memutar pikirannya dalam menyikapi dan bertindak secara lebih kreatif dan terarah dalam segala hal, berkaitan dengan perancangan program-program usaha bisnis dalam keragaman produk yang akan diproduksi, seiring dengan berkembangnya perekonomian di Indonesia ke depan. Pesatnya perkembangan industri dewasa ini, telah menciptakan beragam alternatif dalam pola kerja, pola produksi dan pola distribusi yang mudah, murah, terarah dan efisien dalam mengelolah dunia industri, sehingga membuat manusia dalam bersikap dan bertindak menjadi semakin lebih produktif.

Sebuah kata Industri dapat dikategorikan suatu proses penciptaan barang dan jasa dengan penguatan konsep tertentu berdasarkan bidang ilmu terkait yang mempunyai nilai tambah (value added). Sedangkan kata kreatif, berarti create yaitu proses menciptakan sesuatu baik berupa produk maupun jasa. Sehingga bila kata tersebut dijadikan satu pengertian menjadi sebuah kata Industri Kreatif, maka dapat diartikan, dan ditemukan benang merahnya diantaraya Suatu proses “Industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, ketrampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut” (departemen perdagangan republik Indonesia, 2010). Dalam menangkap peluang bisnis pada sektor Industri Kreatif dan dilihat dalam aspek ruang lingkupnya berfokus pada penciptaan barang dan jasa, dimana dalam proses implementasinya mengandalkan peran dari suatu keahlian, bakat, dan kreatifitas seseorang atau kelompok dalam bidang ilmu tertentu merupakan modal dasar sebagai kekayaan intelektualnya.  Dalam pengembangan Industri Nasional Indonesia, dimana perannya sebagai pilar dari perekonomian bangsa, maka pertumbuhan dalam lingkup bidang industri kreatif  merupakan  bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan ekonomi kreatif  juga. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi yang ada di Indonesia, dimana perannya sangat membantu atas terealisasi dan meningkatnya pertumbuhan, akan jalannya perkembangan pada sektor-sektor industri kreatif di masyarakat, tak lepas dari  campur tangan pemerintah sebagai fasilitator atas berkembangnya Industri kreatif tersebut di lingkungan masyarakat Indonesia. Bidang garapan dari industri kreatif ini, merupakan industri dengan sumber pengelolahan  yang cukup banyak fariasinya dan mempunyai jangkauan wilayah yang cukup luas sekali, baik dari bahan yang diolah maupun segment pasar yang menjanjikan serta hebatnya lagi di sektor ini lahan yang akan diolahnya tak pernah habis, tidak seperti  dengan industri pada sektor pertambangan dan migas dimana bahan yang diolah semakin lama akan semakin menipis dan akhirnya habis juga.

Berdasarkan keputusan pemerintah bahwa industri kreatif mencakup 14 sektor diantaranya Periklanan, Arsitektur, Pasar Seni dan Barang Antik, Kerajinan, Desain, Fashion, Video-Fim-Fotografi, Permainan Interaktif, Musik, Seni Pertunjukan, Pernerbitan-Percetakan, Layanan Komputer dan Piranti Lunak, Televisi dan Radio, Riset dan Pengembangan. Dalam kaitannya dengan ”Entrepreneurs”, maka salah satu topik yang akan dibahas adalah masalah ”kerajinan” sebagai salah satu sektor bidang usaha bisnis dalam ruang lingkup tentang peluang usaha dalam sektor industri kreatif di Indonesia. Pengupasan ”Entrepreneurs” dalam hal ini dikaitkan dengan sektor ”Kerajinan” sebagai salah satu bagian dalam ruang lingkup 14 besar sektor Industri Kreatif versi pemerintah lewat kementrian perdagangan Republik Indonesia. Karena luasnya pemaparan tentang industri yang bergerak dalam sektor “Industri Kerajinan”, maka guna memfokuskan pembahasan, maka hanya dibatasi dan diarahkan pada masalah bidang ”Modifikasi Motor”. Pemilihan topik ini sangatlah menarik, karena dewasa ini perkembangan automotif khususnya motor mengalami peningkatan produksi di pasaran Indonesia, hal ini didasarkan dengan munculnya atau dipasarkannya produk motor dengan seri-seri terbaru untuk jenis motor dengan cc yang berfariatif, khususnya motor jenis metic. Untuk motor yang mempunyai dapur pacu berskala besar senacam 250 ccpun beberapa pabrikan mulai meluncurkan di pasaran Indonesia seperti produk motor Kawasaki Ninja dan Honda CBR. Dari perkembangan peredaran penjualan motor dengan keragaman jenis dan brand itulah membuat komunitas semakin ramai bermunculan di lingkungan masyarakat. Banyaknya club-club motor yang terbentuk di seluruh wilayah tanah air ini tidak terlepas dari pengaruh berkembangnya industri otomotif, khususnya motor di pasaran Indonesia, hal ini tentunya akan berimplikasi pada pembuatan acara-acara  berkaitan dengan  kegiatan-kegiatan yang dilakukan atau diselenggarakan oleh sejumlah komunitas di Indonesia dengan bekerjasama pabrikan motor  terkait  seperti touring, kontes, pameran dan sebagainya, dimana kegiatan tersebut didukung pula oleh organissi resmi bergerak dalam otomotif serta jajaran pemerintahan terkait di Indonesia. Dari kemunculannya komunitas motor dengan keragaman model motor yang menjadi standard tunggangannya itu, dan menjadi identitas clubnya seperti baik yang masih standar pabrikan maupun yang sudah dimodifikasi secara draktis oleh pemiliknya. Diantara model motor yang dijadikan standarisasi tunggangannya dalam berbagai komunitas yang ada itu, terdapat keragaman jenis motor  seperti Model Motor Antik semacam motor Honda C-70, Motor Kumbang, CB 100. Model Sport Ninja 250 dan Honda CBR 250, Model Touring Yamaha Scorpio, Bajaj Pulsar dan Honda Tiger. Model Trail yang ditampilkan oleh Kawasaki, Hyosung, Yamaha dengan berbagai macam cc dan serinya. Model yang cukup sangar dalam penamlipan adalah model choppers yang identik dengan model-model menyeramkan bergambar tengkorak dan jilatan kobaran api serta motor besar semacam Harley Davidson telah meramaikan komunitas motor di Indonesia. Dalam kelas ringan semacam motor bebek serta motor metic juga mempunyai komunitas tersendiri dan gak mau kalah dengan komunitas lainnya. Dari maraknya komunitas-komunitas dengan berbagai macam model motor itu, maka dampak yang ditimbulkan munculah bengkel-bengkel modifikasi motor diberbagai daerah guna merespon kebutuhan dari banyaknya komunitas yang terbentuk. Dari sinilah industri kecil dan menengah membentuk cabang hingga muncul suatu usaha bisnis dalam sektor industri kreatif yang mengusung dan melahirkan suatu istilah “Bengkel Modifikasi Motor” di lingkungan masyarakat Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

* Perkembangan Atomotif khususnya Motor melalui keluarnya seri-seri baru dalam produknya akan memacu timbulya komunitas motor di Indonesia, sehingga dampak yang ditimbulkan akan menciptakan kegiatan-kegiatan seperti touring, kontes, pameran dan sejenisnya dengan didukung oleh pihak pabrikan motor serta instansi pemerintahan terkait *

 

A. Hadirnya Modifikasi Motor

Bicara soal selera pasti ada pembedaan antara satu dengan yang lainnya, begitu juga dengan kepemilikan sebuah kendaraan sebut saja kendaraannya itu motor, tentunya sang pemilik juga mempunyai selera sendiri-sendiri. Ada yang memilih jenis bebek, metik, trail, sport dan motor besar termasuk choppers. Dari jenis pemilihan motr yang sudah ada ditanganya itupun masih digali lagi suatu perbedaan mendasar yaitu ada yang hanya ingin menampilkan standard pabrikan saja dan ada juga yang mengotak-atiknya dengan berbagai macam ide hingga terlahir motor modif. Dari penjabaran tersebut di atas, maka  ada komunitas motor yang hanya menggunakan motor standard pabrikan seperti dikeluarkan oleh salah satu merek di pasaran, juga ada komunitas yang memang sengaja merombak motor  keluaran  pabrikan. Perombakan ini didasarkan oleh suatu keinginan dari masing-masing orang yang ingin tampil berbeda dengan yang lainnya. Perombakan motor tidak hanya pada motor yang dikeluarkan oleh  pabrikan tahun terbaru saja, namun untuk motor jenis tua yang sulit dicari keberadaannya juga ingin ditampilkan dalam bentuk baru. Suatu contoh Honda CB 100 yang keluar diera tahun 80an kini bisa dihadirkan dalam bentuk yang berbeda, demikian juga jenis lainnya seperti Honda C-70 yang tadinya waktu dibeli warnanya sangat kumel, dan setelah disulap menjadi cemerlang mengkilat keemasan sampai menyilaukan mata yang melihatnya, Kawasaki Binter Merzypun tak luput dari incarannya dirombak habis menjadi kendaraan sangar ala choppers, Honda GL 100, Vespa serta jenis lainnya juga bisa ditampilkan dengan keragaman bentuk hingga orang yang melihatnya bisa geleng-geleng kepala, dikarenakan bentuknya mengisyaratkan suatu keanehan itu. Jangan ditanya kalau sudah ngomong modifikasi motor yang sifatnya total, harus merogoh kantong yang tebal sekali… hal ini disebabkan material yang dipakai bisa-bisa harganya selangit dan kalau dihitung-hitung biaya memodifikasi motornya itu jauh lebih mahal daripada harga motornya. Dalam hati ada pertanyaan, kok mau-maunya mengeluarkan biaya sebesar itu…?. Kalau sudah namanya hobby rasanya sulit untuk menghitung untung rugi, bila kemauan sudah bulat…apapun pasti akan terwujudkan demi kepuasan hati, begitu kata salah satu orang yang sedang memodifikasi motornya di sebuah bengkel modifikasi di kawasan Jakarta barat. Hingga sekarang ini telah banyak suatu organisasi semacam komunitas motor baik yang menampung segala macam jenis motor atau yang menampung secara khusus motor tertentu dari merek tertentu juga, kesemuanya itu tergantung dari visi dan misi dari komunitas tersebut. Keberadaan dari komunitas ini sudah menyebar keberadaannya di seluruh Indonesia dari berbagai macam kota dan itu akan terus bermunculan seiring dengan derap langkah perkembangan otomotif di Indonesia khususnya kendaraan bermotor roda dua.

Berbicara tentang ”Modifikasi Motor” dan dikaitkan dengan peluang usaha bisnis kreatif, dapat diartikan suatu proses industri dengan mengaitkan pemanfaatan kreatifitas, ketrampilan serta bakat individu dengan didasari kekuatan seni yang tinggi di dalamnya untuk menciptakan suatu produk dengan cara merubah konstruksinya, dari bentuk standard menjadi bentuk baru sehingga dapat memuaskan orang yang memakainya atau melihatnya. Perkataan bentuk baru disini adalah merupakan hasil olahan baru berdasarkan rancangan desain terhadap konstruksi motor standard pabrikan dengan memadukan beberapa komponen lain misalkan besi, serat kaca, plastik serta bahan lainnya dan sekali lagi sama sekali bukan menciptakan mesin baru seperti keluaran dari pabrikan kendaraan bermotor, melainkan hanyalah penampilanya saja atau juga bentuk dari kendaraannya. Pengimplementasian dalam memodifikasi motor ini, sebenarnya tergantung dari permintaan pemilik motor itu sendiri. Ada yang sifatnya ringan, sedang ataupun yang bersifat berat rombak total. Untuk modifikasi jenis ringan, hanya mengganti sebagian saja atau menambahkan sesuatu yang belum ada semacam pelengkap saja dan ini yang disebut hanya memasang asesoris motor, misalnya ganti spion, ganti model stang pengendara, tambah tutup mesin dan tambah tudung lampu. Untuk kategori sedang yaitu ingin menampilkan perubahan sedikit dari bentuk motornya, misalkan ingin meninggikan motornya dengan cara merombak shockbreaker belakang dari double shock menjadi mono shock, ganti lengan ayun belakang karena ingin menampilkan roda belakang besar ukurannya, ganti lengan ayun depan juga menyesuaikan roda yang dipakai sehingga motor terlihat lebih kekar dari aslinya, kemudian ditambah fairing serta asesoris pelengkapnya. Sedangkan yang sifatnya berat adalah merombak semuanya semacam membuat model baru dari sebuah motor dengan cara merubah konstruksi rangka motor, misalkan pembuatan model motor trail yang bentuknya tinggi atau model choppers yang bentuknya rendah dan roda belakang dibuat besar sekali mirip rodanya mobil serta lengan ayun depan dibuat memanjang sehingga kendaraannya terlihat memanjang,… hati-hati… lho… kalau bawa ini… gak terbiasa… bisa… nyungsep… dan bercumbu dengan aspal jalanan…!. Untuk kategori yang terakhir ini adalah benar-benar menghasilkan model baru dan hasilnya jelas berbeda jauh dari aslinya yang telah dikeluarkan oleh pabrikan motor tersebut, tentu saja biayanya untuk merombak itu semua memerlukan biaya sangat mahal apalagi diberi asesoris yang banyak menyebabkan harganya selangit dan bisa-bisa harga modifnya jauh lebih mahal dari  motornya aslinya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

* Berbagai macam model modifikasi motor di Indonesia dewasa ini berkembang pesat di kalangan masyarakat baik pengedara muda maupun dewasa demi kepuasan diri ingin tampil bedah dengan yang lainnya. Motor yang dimodifpun beraneka ragam mulai dari motor bebek, metic, sport, vespa hingga motor besar dengan keragaman pengecatan sesuai dengan keinginan pemiliknya *

B. Kemunculan Bengkel Modifikasi Motor

Maraknya keinginan untuk memodifikasi motor tunggangannya itu membuat tumbuhnya bengkel-bengkel  motor di Indonesia, baik yang bengkel resmi dari pabrikan dan bengkel non pabrikan atau milik perorangan. Kemunculan bengkel tersebut juga bernacam-macam layanannya khusus bengkel dari pabrikan tidak melayani dalam memodifikasi hanya bersifat service mesin kendaraan baik yang sifatnya ringan atau bersifat berat misalkan turun mesin. Segala sesuatu yang berujung pada pembongkaran mesin harus mengacu pada prosedur yang telah distandardkan oleh pabrikan termasuk suku cadangnya menyediakan keorisinalan produk dari merek kendaraan tersebut. Untuk mendirikan Bengkel jenis ini tidak mudah, karena memerlukan modal yang besar dari pemiliknya dan bengkel ini harus mempunyai ikatan resmi bersertifikasi dari merek kendaraan tertentu. Para karyawannyapun harus mendapat pelatihan secara resmi dari pabrikan, tidak asal comat saja dilapangan. Bengkel resmi dari merek-merek motor yang diperdagangkan di indonesia itu, telah tumbuh banyak di berbagai kota diseluruh Indonesia baik yang berada di kota kecil maupun berada di kota besar. Bengkel standard pabrikan biasanya merangkap di setiap showroom penjualan motor dari berbagai macam merek seperti Yamaha. Honda, Suzuki, Kawasaki serta merek lainnya. Sedangkan bengkel perorangan atau bengkel yang dikelolah oleh komunitas termasuk dalam klasifikasi satandard dan modifikasi, tergantung pelayanan dari bengkel tersebut. Untuk bengkel pengelolaan perorangan banyak jumlahnya baik skala kecil dan menegah. Keberadaan bengkel jenis ini telah mengakar di tengah masyarakat karena jumlahanya banyak, hampir disepanjnag jalan mana saja selalu ada bengkel semacam ini ada kalanya merangkap penjualan suku cadang dari beragam merek kendaraan bermotor dan ada juga bengkel yang hanya menerima service saja yang keberadaanya menumpang di emperan tempat tinggalnya atau di halaman rumahnya. Usaha bengkel yang satu ini memang mudah dan bermodalkan kecilpun juga bisa berdiri sebagai pengusaha…wee…keren juga namanya…itu…, Hanya dengan bermodalkan pengalaman bongkar pasang motor sekalian hobby itu sudah dapat membuka usaha ini. Perekrutan karyawanpun tidak berbelit-belit… tinggal kesepakatan saja dengan pemiliknya….paling-paling ditanya soal mesin…!. Lain lagi bengkel yang dikelolah dengan kriteria khusus, merupakan bengkel yang dikenal dengan nama “Bengkel Modifikasi”. Untuk golongan bengkel semacam ini ada yang dikelolah oleh perorangan dan juga ada yang dikelolah oleh komunitas motor. Jenis layanannya juga beragam ada yang service biasa, ada juga yang  dikorek atau dikilik  mesinnya, misalkan diganti karbu, piston serta yang lainnya hingga motor menjadi beringas … tak terkendali oleh orang yang setengah-setengah nyalinya… untuk narik gas… pol…gitu…!!!. Hati-hati lho, kalau mengendarai yang satu ini… jika meleng… langsung jumpalitan di jalan raya bahkan bisa mencium tuhh…aspal jalanan…, atau nyungsep ke tengah sawah jika ngebut di jalan yang kanan kirinya itu banyak tanaman padinya. Bengkel jenis ini biasanya disenangi oleh anak-anak muda yang suka kebut-kebutan di jalan raya guna menujukkan eksistensinya sebagai anak muda, bahkan pada kasus-kasus tertentu bisa dijadikan taruhan yang memerlukan nyali khusus para pengendaranya. Dalam kasus seperti ini, tidak jarang aparat kepolisian dibuat pusing… oleh ulah kelompok-kelompok tertentu yang menyelenggarakan adu balap liar tersebut, dimana keberadaannya sudah menjalar ke berbagai macam lingkungan dikota-kota seluruh wilayah Indonesia.

Ada juga Bengkel khusus yang menerima modifikasi  beragam bentuk layanannya, baik perombakan dapur pacu motor hingga menjadi beringas, maupun perombakan pada bentuk fisik dari motor itu sendiri hingga tampil beda dengan yang lain. Pelayanan bengkel  seperti diuraikan di atas ,  oleh kalangan bikers menyebutnya dengan istilah “Bengkel  Modifikasi Motor”. Bengkel jenis ini jumlahnya sangat terbatas dan hanya di beberapa kota besar dan menengah. Karena untuk mendirikan jenis bengkel semacam ini diperlukan modal yang cukup besar serta tenaga ahlinya cukup memadahi, sehingga permintaan konsumen bisa terpenuhi.  Kemunculan “Bengkel Modifikasi motor” ini, sangat membantu bagi mereka yang tidak bisa melakukan modifikasi sendiri, tetapi perlu jasa orang lain merealisasikan keinginannya melalui bengkel tersebut. Setiap bengkel, dalam menerima modifikasi motor, mempunyai bentuk klasifikasi layanannya beragam. Keragaman itu tercermin pada pembatasan  khusus jenis motor tua misalnya Norton, BMW, BSA, Binter Merzy, CB, Motor Kumbang, Honda C70 serta jenis lainnya.  pada kasus lain ada juga bengkel yang menerima semua merek motor, dari semua keluaran termasuk golongan motor tua dan antik. Bengkel dengan spesifikasi pelayanan khusus pengecatan motor saja juga ada, misalnya khusus motor yang ingin menampilkn gambar cewek, binatang atau model sangar berupa kepala tengkorak dengan jilatan api pada motor jenis choppers ini, kesemuanya itu disajikan dengan “teknik air brush” sehingga motor menjadi lebih fantastis dilihatnya. Perombakan motor secara total hingga bentuknya menjadi aneh, antik, sangar, entah apa yang ada dipikiran kita terhadap motor yang telah diwujudkannya itu, hingga kia menggeleng-gelengkan kepala tat kala melihatnya di hadapan kita. Untuk yang terakhir ini biasanya adalah jenis Choppers baik untuk motor besar semacam Harley Davidson dengan kapasitas mesin 1000 cc  atau motor sedang semacam Motor berkapasitas 600 – 400 cc sejenis CBR atau kecil berkapasitas 200 cc ala Binter merzy, bahkan ada yang 150 cc berupa vespa.  Kemunculan bengkel ini, dengan segala macam layanan akan terus berkembang dan menyebar di berbagai daerah seiring dengan perkembangan dunia otomotif di Indonesia khususnya kendaraan roda dua.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

* Seiring dengan perkembangan dunia modifikasi motor di Indonesia, maka banyak muncul bengkel-bengkel modifikasi dari beragam layanan misalnya perombakan body motor, pemasangan stiker, pengecatan model garis, bidang sampai pada hal yang realis dengan memanfaatkan teknik air brush telah berkembang pesat di kota-kota besar seluruh Iandonesia *

 

C. Munculnya Pencitraan Dalam Komunitas Motor

Seiring dengan meningnkatnya perkembangan dunia otomotif khususnya motor di Indonesia, dan berdampak pada munculnya bengkel-bengkel modifikasi serta menjamurnya komunitas-komunitas motor dengan keragaman kendaraan yang menjadi standarisasi tunggangannya itu, turut meramaikan beragam kegiatan semacam touring, ajang perlombaan, pameran, bakti sosial serta lainnya hingga kehidupan dimasyarakat lebih meriah dan dinamis. Mewabahnya pola hidup modern di masyarakat Indonesia dewasa ini, sebagai  dampak atas tingginya intensitas dari globalisasi yang bergulir dalam sosok-sosok penyebar budaya populer itu, menyebabkan lahirnya “gaya hidup” di dalam masyarakat hingga istilah “Life Style” menjadi reorientasi dalam hidup. Maraknya gaya hidup yang melekat dalam masyarakat dewasa ini, membuat peradaban yang berkembang semakin beragam dalam mengukir relung-relung dinamisasi kehidupan masyarakat modern, hal ini sebagai konsekuensi dari membudayanya pola hidup modern dalam masyarakat, seiring dengan derap langkah modernisasi di Indonesia. Kenyataan ini telah berimbas juga pada komunitas-komunitas yang ada dari berbagai macam bidang kegiatan, termasuk komunitas motor itu sendiri. Maka dari itu tak segan-segan dalam suatu komunitas motor tertentu memoles komunitasnya, layaknya sebuah organisasi resmi atau sebuah institusi dan juga bisa dikatakan sepertinya sebuah perusahaan yang mengedepankan “Brand”nya di hati masyarakat hingga perusahaan tersebut dapat dikenalnya oleh masyarakat luas. Demikian juga dengan Komunitas Motor ini, misalnya nama komunitas tersebut adalah “Tengkorak Kadal Bunthung”. Agar komunitas ini terlihat eksistensinya di masyarakat, maka dibuatlah orgnisasi resminya termasuk membentuk para pejabat-pejabat yang memegang beberapa departemen dengan mempunyai tanggung jawab pada bidang tertentu layaknya organisasi yang sebenarnya, bahkan pelindung dan penasehatnyapun diikutsertakan dalam pembentukan formatur tersebut. Dalam pembentukan organisasi semacam ini, tentunya mereka berusaha mendapatkan orang yang berpengaruh dalam masyarakat hingga keberadaan organisasi  atau komunitas ini bisa dipandang menjadi kelas tersendiri, baik di dalam antar komunitas atau lingkungan masyarakat luas. Pihak-pihak terkait semacam pemerintah dan aparat kepolisian tidak keberatan dengan adanya komunitas semacam ini, selama tidak menciptakan keresahan dan tindak kriminalitas di tengah masyarakat. Semua hal itu dipenuhi dengan baik dan tertib dalam berkendara, tentunya aparat kepolisian akan mendukungnya dan memfasilitasi segala sesuatu yang berkaitan dengan operasionalisasi kegiatan dalam suatu komunitas , misalkan permintaan adanya pengawalan dalam rangka kegiatannya. Kalau… beg… beg… beg… gitu… OKElah… Pak Polisi…!.

Demi Eksistensi dari komunitas yang mereka dirikan itu, jangan heran jika para anggotanya merogoh kantong yang tebal demi keberadaan dari komunitas motor yang mereka jadikan rumah dalam menciptakan kegiatan dan sekaligus menyalurkan hobby ini.  Berkaitan dengan hal itu, maka setip komunitas motor berlomba-lomba menciptakan pencitraan pada komunitasnya melalui pembuatan seragam khusus touring dalam bentuk jaket khusus dengan berbagai macam desain serta pernik-pernik yang mendukungnya. Selain itu diciptakan juga baju harian, kaos ulang tahun komunitas, bendera, stiker, plakat untuk kenang-kenangan dengan komunitas lain serta pernik-pernik yang bisa muncul dengan sendirinya dalam waktu tak terduga. Apa yang mereka lakukan itu merupakan suatu upaya dalam memberikan kesan tersendiri atau pencitraan diri terhadap komunitasnya di tengah masayarakat, tentunya yang diharapkan adalah kesan yang positif…!, bukan…beg…beg…gitu…BRO…!!!. Dalam waktu tertentu merekapun menciptakan berbagai macam kegiatan dengan latar belakang yang berfariatif tergantung komunitasnya. Misalkan pada acara ulang tahun komunitasnya itu, diciptakan kegiatan besar dengan mengundang dari berbagai macam komunitas yang ada diseluruh Indonesia sebagai rasa solidaritas sesama komunitas motor. Dalam kegiatan tersebut digelar lomba misalkan lomba paling pelan mengendarai motor, atraksi ketangkasan mengendarahi motor, gelar budaya Indonesia (Lha…yang satu ini saya senang mendengar dan melihatnya…We…), Bakti Sosial kepada masyarakat, Bazaar murah tentang suku cadang motor dan tentunya  tak ketinggalan juga adalah Pentas Seni persembahan dari para Pabrikan yang mendukung acara tersebut. Dari rentetan tersebut diatas… pada dasarnya keberadaan komunitas itu adalah persaudaran sesama bikers… hingga berbagai macam karakter yang ada di dalamnya bisa bersatu dalam suatu kegiatan yang positif… Salut… para Bikers…yang selalu mengadakan kegiatan dalam komunitsnya dan sekalian juga memberikan hiburan murah meriah untuk masyarakat luas dengan gratis itu…!!!.

 

 

 

 

 

 

 

* Upaya pemberian pencitraan pada komunitas motornya melalui pembentukan seragam komunitas beserta pernik-pernik di dalamnya dengan disertai berbagai macam kegiatan seperti Touring, lomba-lomba, bakti sosial pada masyarakat dalam rangka ualang tahunnya itu merupakan kesungguhan dari para anggota berserta jajarannya dalam menaikkan eksistensi dari komunitasnya itu sendiri di mata masyarakat *

 

D. Keberadaan Salah Satu Bengkel Modifikasi Motor Di Jakarta

Salah satu Bengkel ”Modifikasi Motor” yang ada di kawasan jalan Budi Raya Kemanggisan Jakarta Barat ini, barang kali pembaca yang ada di kawasan Jakarta dan sekitarnya memerlukan jasa modifikasinya bisa mampir  tanya langsung pada bengkel tersebut, orang yang punya bengkel ini enak diajak bicara terasa gaul serta menyenangkan, banyak rider-rider yang sering nongkrong di bengkel ini untuk saling tukar informasi seputar modifikasi termasuk penulis yang suka nongkrong disini disetiap ada kesempatan. Pada saat liburan itulah penulis sempat melakukan wawancara tentang peluang bisnis bengkel modifikasi motornya, berikut ini adalah hasil wawancaranya :

Kencana Motor Sport atau disingkat KMS, merupakan sebuah “Bengkel Modifikasi Motor” yang sukses dalam menjalankan fungsi bisnisnya dari sektorIndustri kreatif. Sebuah bengkel yang berada di kawasan jalan Budi  Raya Kemanggisan Jakarta Barat ini, merupakan bengkel modifikasi yang spesialisasinya diarahkan pada khusus motor ini, setiap harinya selalu ramai dibanjiri dengan para pelanggannya baik baru maupun lama dari berbagai kalangan yang ingin mempercantik tunggangannya. Penulis sempat menemui pemilik bengkel ini  bernama Bapak Edy Sasmito yang dilahirkan di Solo 57 Tahun yang lalu dan melalukan wawancara tentang kesuksesan usahanya menjalankan bisnis Modifikasi Motor. Berikut ini hasil wawancaranya :

 

  • Setiap orang selalu mempunyai cerita atau latar belakang tersendiri dalam merintis usahanya menuju kesuksesan, bisa ceritakan tentang perjalanan Bapak memulai usaha dalam modifikasi motor ini ?

Usaha ini tumbuh dengan baik, karena didukung dengan hobby saya yang cinta dengan otomotif, khususnya motor. Hobby ini muncul ketika saya masih SMA yang senang dengan kebut-kebutan sewaktu saya berada atau tinggal di kota Solo. Hampir setiap malam miggu saya dan teman-teman selau berjalan-jalan keliling kota dan diakhiri dengan pemilihan tempat khusus untuk menguji nyali balap motor itu hanya sekedar iseng bukan judi atau taruhan. Faktor lainnya dipengaruhi dari  garis Ayah saya yang mengkoleksi motor-motor besar kala itu di kota Solo seperti motor BSA, Norton, Harley Davidson dan sempat juga Ayah saya mendirikan showroom motor besar di kota Solo. Sebelum saya mendirikan bengkel modifikasi motor ini, saya pernah bekerja sebagai karyawan perusahaan bidang keteknikkan yaitu mesin produksi. Profesi menjadi sales ini saya lakukan sejak saya hengkang dari Solo ke Jakarta pada tahun 1989, karena kerja belum jelas dan tidak ada tempat yang memadahi, akhirnya profesi itupun saya lakukan daripada saya menganggur di tempat perantauan ini. Dalam perjalanannya saya melompat dari satu perusahaan ke perusahaan yang lainnya sambil mencari pengalaman baru dengan harapan bisa berkembang kemampuan saya. Akhir petualangan saya sebagai sales saya akhiri, karena saya ingin bekerja sendiri tidak dengan majikan. Keputusan saya adalah ingin membangun usaha sendiri dengan modal dari komisi-komisi yang saya dapatkan dan kumpulkan selama menjadi seorang salesman dalam mesin produksi itu. Mesin produksi yang saya tawarkan pada perusahaan itu cukup mahal, sehingga jika laku maka komisinya bisa besar dan bisa menebalkan kantong saya… sambil cengengesan itu… Saya mencoba membuka showroom motor besar dengan mendatangkan motor-motor besar seperti Harley Davidson, BMW, Yamaha dan pada awalnya usaha ini lancar dan lama kelamaan mulai membawakan hasilnya. Dari mendirikan showroom motor besar ini saya mulai mengenal orang-orang kaya dan diajak touring ke berbagai daerah diseluruh Indonesia. Seiring dengan keakraban dari para pelanggan serta teman-teman sesama rider, saya sempat juga dicalonkan menjadi pengurus pusat Ikatan Motor Indonesia. Disamping membuka showroom saya juga nyambi bermain valas. Ketika badai krismon melanda negeri ini, Segala macam upaya yang saya bangun selama ini, mulai mengalami kemunduran sehingga shoroom menjadi sepi, keadaan ini diperparah dan lebih buruk lagi dengan  kalahnya saya dalam bermain valas. Karena showroom terus mengalami sepi pengunjung, akhirnya saya menutupnya dan sisa dari modal yang saya miliki, akhirnya saya alihkan dengan membuka bengkel khusus ”modifikasi motor” seperti sekarang ini. Penadapatan dari usaha ini cukup menggembirakan, hingga sekarang omsetnya mencapai sekitar Rp. 400.000.000,/Bulannya.

 

  • Mengapa Bapak tertarik dengan usaha modifikasi motor bukanya sama dengan showroom motor yang Bapak dirikan sebelumnya ?

Pengertian Showroom Motor lain dengan Modifikasi Motor. Dalam Showroom Motor hanya menjual produk motor-motor standard pabrikan dari berbagai merek yang ada dipasaran. Berbeda dengan Modifikasi Motor, dalam modifikasi sebuah motor, kita merubah konstruksi dari motor sehingga rombakannya itu menjadi lebih menarik berdasarkan rancangan yang telah diinginkan atau dikehendaki oleh pemiliknya. Disini diperlukan nilai khusus yaitu seni merancang atau mendesain dengan menggunakan daya kreatifitas yang tinggi serta kemampuan teknik dalam mewujudkannya. Dari jiwa seni dan kreatifitas tinggi dengan mengacu pada buku-buku atau majalah luar dan dalam negeri seputar motor inilah yang membawa saya untuk membuka usaha ini. Karena dewasa ini, banyak majalah-majalah atau tabloid tentang modifikasi motor yang terbit di Indonesia, sehingga membuat ramai munculnya komunitas-komunitas pecinta motor baik yang masih standard pabrikan dari berbagai merek ataupun yang sudah dimodifikasi sesuai dengan visi komunitasnya. Dari munculnya komunitas ini akhirnya peluang membuka bengkel modifikasipun bermunculan di wilayah seluruh Indonesia. Kemunculan majalah atau tabloid yang mengupas tentang masalah motor tersebut, sangat membantu bagi operasinalisasi bengkel modifikasi, sehingga tidak jarang setiap bengkel yang berlangganan majalah atau tabloid tersebut, guna memanjakan para pelanggan yang memperbaiki motornya, selain itu juga bermanfaat bagi penguasaan teknis bagi bengkel yang bersangkutan. Dari munculnya bengkel modifikasi ini, dimana setiap bengkel punya karakter sendiri dalam menyajikan layanannya, membuat  kalangan muda yang ingin merubah penampilan motornya biar “fun” mudah merealisasikan untuk merombak motor yang mereka inginkan. Saya mengamati dan memahami kemauan para konsumen pecinta motor atau penggila modifikasi motor dengan bermacam-macam gaya atau model bahkan yang bersifat ekstrimpun telah banyak dilakukan hanya semata-mata untuk mempercantik atau membuat keren motor tunggangannya itu, gilanya lagi… motor yang baru dibelinya saja langsung dipretheli… dan disulap jadi motor yang “fun” berdasarkan keinginannya… wee…akupun juga suka…kalieee…!!!.

 

  • Dalam membangun usaha ini, tentunya terdapat suatu kendala yang selalu merintanginya, bagaimana cara Bapak menyikapinya ?

Karena usaha saya ini menyangkut hasil produksi yang dapat dilihat langsung dan dirasakannya oleh para konsumen, maka kepuasan dari para pelanggan adalah faktor utama yang harus diperhatikan. Jika komplain para pelanggan banyak, maka ketidak berhasilan akan menyelimuti dalam membesarkan bengkel saya ini, maka dari itu service kepada para pelanggan selalu saya perhatikan. Saya harus banyak mendengar dari kemauan para pelanggan, dari situlah saya bisa memberikan solusi terbaik mengenai apa yang dilakukan sehingga menghasilkan karya seperti yang diharapkan. Dalam memberikan pelayanan  terbaik bagi pelanggan itu, maka saya membuat tim yang terdiri dari beberapa bagian dimana setiap bagian ini memiliki job berdasarkan keahlian dari para karyawan yang telah saya miliki. Mulai dari yang menguasai mempermainkan mesin, merombak konstruksi body sampai yang merancang bentuk dan memoles fiberglass serta pengecatannya, dengan demikian kemauan dari para pelanggan untuk memodifikasi dengan bentuk apapun dapat direalisasikan dengan baik.

 

  • Jumlah karyawan Bapak berapa dan apa saja tanggung jawabnya ?

Jumlah karyawan saya ada 20 orang terbagi dalam beberapa tim tadi. Tim tersebut diantaranya tim perancang konstruksi yaitu bertugas untuk menciptakan konstruksi dari body motor yang diinginkan. Setiap model punya ciri tersendiri dalam menciptakan konstrusi tersebut misalnya model trail tentu berbeda dengan model choppers…  seperti model yang situ buat itu toh… sambil menunjukkan tangannya ke arah saya.., dan sayapun hanya nyengir saja…, termasuk model sport seperti GP motor itu. Tim pembuat body dari fiberglass dengan berbagai macam bentuk adalah membuat body motor sesuai dengan desain pesanan dari pelanggan. Tim pengecatan, misalnya pengecatan model biasa dengan lis atau garis dan bidang tertentu, ataukah model realis semacam gambar jilatan api dan kepala tengkorak untuk model motor chooppers yang dieksekusi melalui goresan air brush… sambil matanya melihat kearah saya… ngapain lo…lihat saya seperti itu…sambil saya ngomong iya saya suka itu…!. Tim pemasang asesoris bertugas memasang asesoris yang akan dipakai sesuai dengan kehendak pelanggan. Tim pengorek mesin yaitu merubah dapur pacu motor sehingga motor menjadi kencang dan liar dalam pengendaliannya. Dari beberapa Tim tersebut diketuai oleh satu orang ahlinya. Serta yang terakhir adalah para sales barang asesoris dari para brand yang menitipkan barangnya kepada bengkel.

 

  • Bentuk layanannya apa saja ?

Bentuk layanannya beragam sesuai dengan keinginan pelanggan. Ada juga pelanggan yang sudah merencanakan sendiri, sehingga kita hanya melaksanakan berdasarkan dengan keiginannya itu. Selain itu ada juga yang sengaja membikinkan desainya ke kita dengan cara berdiskusi serta melihat referensi dari foto-foto di majalah atau di internet sehingga hasilnya dapat diketemukan di bengkel ini. Pemodifikasi disini fleksibel tergantung dari pelenggan ada yang hanya sebagian saja dan ada yang secara kesekuruhan, itu semua tergantung dari permintaan pelanggan, saya tidak membatasi bahka ada juga pelanggan yang ngomong langsung kepada saya…Pak saya punya uang segini…tolong dibuat modifikasinya…!. Kalu yang model merombak kesekuruhan dari model motor aslinya hingga disulap menjadi lain bentuknya…, ini biasanya menghabiskan biaya banyak. Jangan kaget terkadang biaya perombakan bisa mencapai harga motor baru dipasaran. sehingga dapt disimpulkan bahwa modifikasi secara total itubiaya memodifikasinya lebih mahal daripada harga motornya…!. Saya sendiri juga heran biaya banyak segitu, tetapi masih saja banyak orang membikinnya, itulah yang namanya hobby susah ditaklukkan…

 

  • Jenis Motor yang dirancang apa saja ?

Jenis motor yang dirubah tanpa ada batasan dari motor 90 cc golongan motor antik sampai motor besar berkapasitas 1500 CC misalkan Harley Davison. Merek motorpun bermacam-macam saya tidak membatasinya dari Yamaha, Honda, Kawasaki, Suzuki, Bajaj, Cagiva, demikian juga dengan bentuk motor yang akan dibangun, terserah pelanggan apakah motor antik, choppers, sport dan metic. Saya mau menampung kesemuanya itu, dan berusaha mewujudkan yang mereka inginkan dengan baik, karena pada dasarnya saya telah mengetahui mesin motor tersebut berkat pengalaman saya sebelumnya yang telah membuka showroom motor besar serta bergaul dengan berbagai club motor maupun sesama  rider, sayapun nyolot… termasuk bergaul dengan Ghost Rider…sambil cekikikan…!

 

  • Dalam membesarkan usaha ini, apakah Bapak bekerjasama dengan perusahaan lain?

Saya juga melakukan kerjasama dengan merek dari berbagai macam produk dengan biaya kompensasi sponsor yang telah disepakati bersama misalnya Oli, Ban, Lampu dan yang lainnya dengan mencantumkan logo brand mereka dalam seragam karyawan yang dipakai dalam 2 hari secara bergantian warna atau motifnya. Jika ada pameran saya juga ikut membuka stand khusus, Bahkan Jarum Black memasang Billboardnya di depan bengkel saya. Saya juga menjalin hubungan dengan bengkel modifikasi lain, untuk saling membantu dalam menerima pesanan yang kadang kala tidak bisa diselesaikan karena faktor tertentu. Selain itu saya juga menerima kunjungan dari berbagai macam club motor sebagai rasa solidaritas sesama rider untuk singgah dan nongkrong di bengkel saya sehingga bengkel saya terlihat ramai, dari situlah banyak orang-orang yang lewat didepan bengkel turut berhenti untuk melihat-lihat karena adanya motor-motor dari club yang berhenti dan diparkir depan di bengkel saya tersebut, hingga akhirnya mereka berminat untuk membuatnya, khususnya club motor chopper yang terlihat sangar dengan berbagai macam model itu.

 

  • Terget apa saja yang ingin Bapak raih, baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang dalam mengembangkan usaha Bapak?

Saya tidak menerapkan target jangka pendek atau panjang, harapan saya adalah bahwa bengkel yang saya dirikan bisa berjalan dengan lancar dan saya membuka lebar-lebar para club motor atau para rider untuk nongkrong di bengkel saya untuk berdiskusi, saling tukar pengalaman seputar masalah modifikasi motor… sambil mengakhiri pembicaraan… dan lansung meneguk kopi…disertai hisapan nikmat rokok 234 alias Dji SamSoe… sayapun juga mengikutinya…dengan Gudang Garam Surya…wee… Pemilik Citra Eksklusif…

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

* Suasana Bengkel Modifikasi Motor Kencana Motor Sport (KMS) yang selalu ramai dengan pelanggannya dan beberapa karyawan sedang memperbaiki pesanan para pelenggannya serta Pemilik bengkel bernama Pak Edy Sasmito yang berasal dari Solo itu menaiki hasil karya modifiksinya, Penulis Teguh Imantopun ikut ngeceng foto bersama Pak Edy Sasmito *

 

Berikut ini adalah hasil karya Bengkel Modifikasi Motor dari “Kencana Motor Sport” milik dari saya sendiri sebagai penulis yang mempercayakan perwujudannya kepada Pak Edy Sasmito. Adapun perencanaan desainnya didiskusikan bersama dengan bantuan gambar-gambar dari buku atau internet :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

* Motor warna hitam adalah kreasi dari motor Scorpio Z dan saya namai “Kebo Ireng” sedangkan satunya motor warna merah adalah kreasi dari motor bebek Yamaha Crypton disulap menjadi motor trail dengan nama “Semut Abang”. wee… gak yangkakan motor bebek menjadi setinggi itu… *

 

* TINGGALKAN KOMENTAR ANDA…

Silakan utarakan opini Anda terhadap tulisan ini, guna melatih dan merangsang pemikiran hingga melahirkan suatu pendapat. Komentar yang akan disampaikan hendaknya berkaitan dengan topik permasalahan yang diulas… dan terima kasih sebelumnya… atas kunjungan Anda di Blog ini serta menggoreskan opini lewat komentar…

 

Daftar Pustaka :

* Beberapa foto di share dari situs-situs terkait sesuai topik permasalahan semata-mata untuk “Kepentingan Misi Sosial” dalam bentuk pembelajaran maya berbagi pengetahuan pada sesama, Bukan untuk  “Kepentingan Bisnis” *

 

14 Sekto Industri Kreatif, Kemenrtian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Peraturan Industri, Departemen Pardagangan Republik Indonesia

Majalah Motor Plus, Jakarta : Kompas Gramedia

Setiawan, Acep. 2007. Sohor Jadi Modifikator Motor. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama

Bengkel Modifikasi Kencana Motor Sport Jalan Budi Raya Kemanggisan Jakarta Barat

Wawancara Pengusaha Modifikasi Motor di Jakarta : Pak Edi Sasmito Pemilik Bengkel Modifikasi Kencana Motor Sport Jakarta Barat

Serta situs-situs terkait sesuai dengan topik permasalahan yang di ulas dan diinterpretasikan ulang dalam pengemasannya tanpa mengurangi substansi di dalamnya

Posted in HUMANIORA | Tagged , | 41 Comments

Leave a Reply